Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Nasir Giasi.
Autentik.id, Legislatif – Guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), DPRD Kabupaten Pohuwato meminta Pemerintah Daerah dapat mengoptimalkan sistem non tunai dalam menggaet pajak tersebut.
DPRD Pohuwato sendiri telah memberikan catatan khusus kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak maksimal dalam mencapai target PAD di tahun 2023.
Tidak hanya itu OPD juga diminta menggali potensi PAD baru. Bahkan DPRD sendiri menyoroti belum maksimalnya PAD yang bersumber dari perhotelan, penginapan, kos – kosan dan rumah makan.
“Setiap tahun itu yang ditetapkan 100 persen, yang tercapai hanya 25 – 30 persen. Sehingganya harus ada sistem yang harus diperbaiki. Misalnya di pasar itu sudah melakukan perbaikan dengan sistem non tunai, sehingga Badan Anggaran (Banggar) akan mendorong semua PAD sudah harus bersifat non tunai,” terang Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi, Jumat (12/1/2024).
Seperti diketahui target pendapatan daerah pada rancangan APBD tahun 2023 sebesar 914 Milyar 57 juta 939 ribu 134 rupiah. Jumlah tersebut meningkat 4,39 persen dibandingkan target pada APBD tahun anggaran 2022. Di Tahun 2024, Nasir meminta agar OPD lebih memaksimalkan lagi potensi pajak daerah.
“Kita mendorong semua PAD itu sudah bersifat non tunai,” pinta Nasir Giasi.
Penulis : Riyan Lagili
Autentik.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus terasa hangat di Kabupaten Pohuwato. Memasuki…
Autentik.id – Suasana khidmat menyelimuti rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)…
Autentik.id, News - Ada yang berbeda di sejumlah sudut jalan sore di Kecamatan Marisa. Wangi…
Autentik.id, News - Bagi Karang Taruna (KT) Pohuwato dan YR Team, Ramadan bukan sekadar bulan…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine telah melakukan pengerukan sedimentasi sepanjang 5 kilometer pada saluran…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
This website uses cookies.