Autentik.id, Legislatif – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna ke-22 dengan agenda Pembicaraan Tingkat I Penyampaian Nota Pengantar Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (14/8/2025).
Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Pohuwato itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Beni Nento, didampingi Wakil Ketua I dan II. Hadir pula Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Kapolres Pohuwato, serta Dandim 1313 Pohuwato.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Beni Nento menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membahas perubahan APBD. Menurutnya, pembahasan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar digunakan bagi kepentingan rakyat.
“Perubahan APBD bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah langkah strategis untuk memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat. Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama secara optimal,” tegas Beni.
Sementara itu, Bupati Saipul A. Mbuinga menjelaskan bahwa penyusunan perubahan APBD 2025 berlandaskan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, yang tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2025. Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2025.
“Tahun 2025 merupakan tahun awal pemerintahan kami yang dikenal dengan Pemerintahan SIAP. Prioritas-prioritas program sudah terumus dalam RKPD Perubahan 2025. Namun dengan kondisi fiskal yang masih terbatas dan adanya efisiensi anggaran, kami belum bisa memenuhi secara maksimal seluruh program unggulan,” ungkap Saipul.
Bupati menambahkan, fokus utama pemerintah tahun ini adalah menjaga kelancaran roda pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, dan memastikan layanan dasar seperti kesehatan serta pendidikan tetap berjalan optimal.
Melalui Rancangan Perubahan APBD 2025, Pemkab Pohuwato juga menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya, menurunkan angka kemiskinan dari 17,11 persen pada 2024 menjadi 17 persen pada 2025, menekan tingkat pengangguran dari 3,12 persen menjadi 3 persen, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 4,03 persen menjadi 4,5 persen, serta mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 70,19 menjadi 70,5.
Autentik.id, Legislatif - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna ke-28 dengan…
Autentik.id, Legislatif - Meskipun Ahad (23/11/2025) merupakan hari libur, DPRD Pohuwato bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato…
Autentik.id, Legislatif - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato, Yuliani Rumampuk, memberikan apresiasi besar…
Autentik.id, Hukrim - Upaya pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memperlihatkan hasil. Polres Pohuwato…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine memperkuat komitmen keberlanjutan sosial melalui pelaksanaan program Pemberian Makanan…
Autentik.id, Legislatif - Anggota Komisi II DPRD Pohuwato, Febri Mardain, menyoroti ketidakhadiran Kepala Dinas Pertanian…
This website uses cookies.