Autentik.id, Legislatif – Sorotan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan alih profesi kepada penambang lokal kembali mencuat melalui pernyataan Wakil Ketua I DPRD Pohuwato, Hamdi Alamri.
Menurut Politisi Gerindra itu, komitmen awal perusahaan tidak boleh diabaikan, terlebih pasca penertiban aktivitas tambang yang membuat banyak warga kehilangan mata pencaharian.
“Kewajiban perusahaan sebagaimana janji mereka di awal adalah alih profesi, dan ini wajib ditunaikan. Bagaimana mungkin masyarakat yang bekerja sebagai penambang setelah keluar dari sana harus menjadi pengangguran,” ungkap Hamdi, Jum’at (05/12/2025).
Hamdi juga menanggapi anggapan miring yang sering dilabelkan kepada penambang lokal terkait kerusakan lingkungan di wilayah tambang. Ia menilai masyarakat sering menjadi pihak yang disalahkan, sementara kontribusi perusahaan terhadap perubahan ekosistem justru jarang dibicarakan.
“Para penambang lokal Pohuwato dikonotasikan menjadi perusak lingkungan… pertanyaannya, apakah hanya penambang lokal yang merusak lingkungan? Perusahaan tidak? Karena menurut saya, tatanan alam yang telah ditatah oleh Tuhan kemudian dirambah oleh manusia, pasti tidak akan mungkin kembali seperti semula,” pungkasnya.
Selain soal lingkungan, Hamdi juga menyebut bahwa persoalan data penambang terdampak harus diselesaikan secara transparan agar tidak merugikan masyarakat. (WL)
Autentik.id, News—Kebutuhan air bersih masyarakat mendapat perhatian melalui penyaluran bantuan air bersih oleh Badan…
Autentik.id, News - Seluruh jajaran manajemen dan karyawan Pani Gold Mine turut merayakan hari jadi…
Pohuwato, Autentik.id — Perjalanan panjang dari dunia aktivisme kampus, kepemudaan hingga birokrasi pemerintahan mengantarkan Saharudin…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman,…
Autentik.id, News — Bagi sebagian warga Kabupaten Pohuwato, kemarau kali ini bukan sekadar tentang…
Autentik.id, News - Ada banyak cara untuk membantu orang bertahan melewati kemarau. Ada yang datang…
This website uses cookies.