Autentik.id, Legislatif – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, menyoroti maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang semakin mengkhawatirkan karena mengancam kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan Rizal pada Jumat (08/08/2025).
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Popayato dan Lemito, Rizal mengakui bahwa wilayahnya sendiri juga tak luput dari dampak aktivitas tambang ilegal tersebut. Ia pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Pohuwato, untuk segera bertindak tegas terhadap para pelaku PETI.
“Kalau dia (PETI) mengganggu air bersih, kita minta langkah tegas dari Kapolres Pohuwato,” tegas Rizal dalam keterangannya kepada media.
Menurut Rizal, hingga kini Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, dinilai belum menunjukkan ketegasan yang cukup dalam menangani kasus PETI yang terus berulang di sejumlah titik di wilayah Pohuwato.
“Jadi sudah harus lebih tegas. Sudah harus tegas. Sejauh ini APH (aparat penegak hukum) belum tegas,” pungkasnya.
Lebih jauh, Rizal menilai ketidaktegasan aparat bisa berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan, terganggunya pasokan air bersih, serta meningkatnya risiko kecelakaan kerja di lokasi tambang ilegal.
”Polres Pohuwato bersama Polda Gorontalo dapat segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan aktivitas PETI dan memulihkan kondisi lingkungan yang sudah terdampak,”pungkasnya.
Autentik.id, Legislatif - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna ke-28 dengan…
Autentik.id, Legislatif - Meskipun Ahad (23/11/2025) merupakan hari libur, DPRD Pohuwato bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato…
Autentik.id, Legislatif - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato, Yuliani Rumampuk, memberikan apresiasi besar…
Autentik.id, Hukrim - Upaya pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memperlihatkan hasil. Polres Pohuwato…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine memperkuat komitmen keberlanjutan sosial melalui pelaksanaan program Pemberian Makanan…
Autentik.id, Legislatif - Anggota Komisi II DPRD Pohuwato, Febri Mardain, menyoroti ketidakhadiran Kepala Dinas Pertanian…
This website uses cookies.