Istimewa
Autentik.id, Finance – Penarikan kendaraan bermotor secara paksa oleh debt collector kerap kali meresahkan, memicu reaksi berbagai pihak, baik kepolisian hingga tokoh masyarakat. Maraknya penarikan unit kendaraan bermotor secara paksa juga direspon Pimpinan Cabang Mandala Finance Gorontalo.
Kepada autentik.id, Yuda, Pimpinan Cabang Mandala Finance Gorontalo menegaskan bahwa memang pihaknya memilki kerja sama dengan pihak Debt Collector, namun pihaknya juga tidak membenarkan praktik penarikan kendaraan bermotor secara sepihak atau dengan cara paksa oleh debt collector.
Yuda menjelaskan bahwa proses penagihan dan penarikan kendaraan memiliki prosedur yang harus diikuti dan tidak dapat dilakukan secara sepihak.
“Proses penarikan itu memang ada, tapi dilakukan dengan perilaku Humanis, tegasnya
Sejalan dengan itu, Ia juga mengingatkan untuk konsumen memiliki tanggung jawab sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama pihak leasing. Oleh karena itu, untuk menghindari potensi penarikan kendaraan, konsumen harus menaati ketentuan yang telah ditetapkan dalam perjanjian awal.
“Saya menghimbau untuk masyarakat untuk memenuhi kesepakatan yang dilakukan sejak awal, sehingga tidak ada proses penarikan,”tegasnya.
Penulis : Rendi Tabingo
Autentik.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus terasa hangat di Kabupaten Pohuwato. Memasuki…
Autentik.id – Suasana khidmat menyelimuti rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)…
Autentik.id, News - Ada yang berbeda di sejumlah sudut jalan sore di Kecamatan Marisa. Wangi…
Autentik.id, News - Bagi Karang Taruna (KT) Pohuwato dan YR Team, Ramadan bukan sekadar bulan…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine telah melakukan pengerukan sedimentasi sepanjang 5 kilometer pada saluran…
Autentik.id, News - Pani Gold Mine kembali menegaskan komitmennya terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
This website uses cookies.