Autentik.id – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan terus terasa hangat di Kabupaten Pohuwato. Memasuki hari ke-11 Ramadhan 1447 Hijriah, Minggu (1/3/2026), Aksi bagi-bagi takjil gratis oleh YR Team dengan menggandeng UMKM lokal, di antaranya Kopi Si Marbot dan sejumlah pedagang jajanan setempat sudah masuk pada hari ke -6.
Menariknya, Aksi sosial ini tidak hanya menyasar pengendara roda dua dan roda empat yang melintas untuk ngabuburit. Lebih dari itu, pembagian takjil juga menjangkau santri, anak yatim, hingga para penghafal Al-Qur’an di sejumlah pondok dan rumah tahfiz di Pohuwato.
Indra Lasiama, salah satu pemuda yang turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa sejak awal YR Team memang merancang pembagian takjil tidak terbatas di jalan raya.
“Jadi sasaran bagi-bagi takjil ini tidak hanya untuk pengendara yang melintas, tetapi sebagian kami tujukan pada anak-anak santri dan penghafal Qur’an yang ada di Pohuwato,” jelas Indra.
Menariknya, aksi berbagi ini bukan sekadar membagikan makanan instan. Di balik setiap paket takjil dan gelas minuman yang dibagikan, terselip semangat pemberdayaan. Dengan menggandeng Kopi Si Marbot dan para pedagang jajanan, YR Team memastikan bahwa kegiatan sosial ini juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil.
Kolaborasi yang diprakarsai Yosar Ruiba tersebut membawa misi lebih dalam dari sekadar melepas dahaga menjelang berbuka. Bagi YR Team, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk membuktikan bahwa kepedulian sosial dan penguatan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan.
“Kita ingin berbagi kebahagiaan, tapi dengan cara yang juga menghidupkan ekonomi teman-teman UMKM. Jadi, sambil berbagi ke masyarakat, kita juga men-support ekosistem usaha lokal seperti Kopi Si Marbot dan pedagang jajanan lain selama bulan Ramadhan,” ujar YR Team melalui Fahri Tuda.
Menurut Fahri, bentuk dukungan terbaik bagi pelaku usaha kecil bukan hanya berupa donasi sesaat, melainkan kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan melibatkan UMKM dalam agenda rutin Ramadhan melalui skema pesanan massal, YR Team memberikan ruang promosi sekaligus kepastian pasar.
“YR Team memberikan panggung bagi produk lokal agar lebih dikenal, tumbuh, dan yang paling penting sustainable (berkelanjutan),” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Ikhlasul Akmal, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi ini bukan hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga menjadi motivasi bagi pelaku usaha kecil untuk terus berkembang.
“Alhamdulillah kegiatan kolaborasi ini dijadwalkan selama bulan Ramadhan dengan memberdayakan UMKM lokal lewat skema pesanan massal untuk aksi sosial. Kami pegiat UMKM memberi apresiasi atas perhatian teman-teman YR Team yang hingga hari ini bisa menjadi ‘pupuk’ bagi usaha kecil untuk terus berkembang,” ungkapnya. (Yu)


























