Legislatif

Gercep! Begini Cara Beni Nento Respon Aspirasi Warga di Masa Efisiensi Anggaran

Parelemen – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, kembali turun ke konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) Marisa–Buntulia. Bertempat di Desa Pohuwato pada Minggu (08/02/2026), reses masa persidangan kedua ini menjadi ruang bagi warga untuk menyuarakan persoalan krusial, mulai dari infrastruktur yang rusak hingga ancaman banjir dan nasib sektor pertanian.

Menyikapi tuntutan warga di tengah kondisi fiskal yang menantang, Beni Nento mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini harus memutar otak karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam.

Sebagai langkah taktis, Beni mengungkapkan bahwa sisa Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) menjadi tumpuan utama dalam merespons keluhan mendesak. Dari sisa anggaran yang ada, hampir Rp1 miliar telah dikucurkan untuk penanganan lapangan.

“Contohnya penanganan di Uluawa, Taluduyunu di Sungai Taluduyunu, hingga Palopo, yang sudah dianggarkan kurang lebih Rp300 juta. Ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat,” jelas Beni.

Untuk persoalan yang lebih besar, seperti pengendalian banjir sistemik di pusat kota Marisa, Beni menaruh harapan besar pada skema Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp23 miliar yang saat ini tengah diperjuangkan.

“Penundaan pembayaran SMI ini, jika disetujui, InsyaAllah dapat meng-cover keluhan-keluhan masyarakat, termasuk persoalan banjir di Ibu Kota Marisa yang menjadi perhatian serius kita bersama,” ujarnya.

Tak hanya urusan air, jeritan petani Desa Pohuwato yang dihantui gagal panen juga mendapat atensi khusus. Beni memastikan bahwa alat berat dan koordinasi lintas sektor sudah bergerak di lapangan guna memastikan produktivitas lahan kembali pulih.

“Alhamdulillah, sudah ada penanganan dari dinas terkait, alat sudah tersedia, dan ada kolaborasi antara petani, tokoh masyarakat, serta tokoh penambang yang turut membantu. InsyaAllah ke depan persoalan gagal panen ini tidak akan terulang lagi,” tutup Beni.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Proyek Cetak Sawah Pohuwato, Kamri Alwi : 500 Hektare Sudah Ready

Autentik.id – Kabupaten Pohuwato kini menjadi garda terdepan dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional di Provinsi…

14 jam ago

Meski Anggaran “Irit”, Idris Kadji Tetap Setia Jemput Aspirasi

Autentik.id – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Idris Kadji, kembali menyapa konstituennya dalam agenda Reses Masa…

21 jam ago

Miswar Yunus Obati Rindu Dengan Konstituen dan Siap Kawal Aspirasi

Autentik.id – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Hi. Miswar Yunus, kembali turun ke tengah masyarakat dalam…

2 hari ago

Wawan Wakiden Pastikan Program Prioritas Rakyat Terakomodir di Parlemen

Autentik.id – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Wawan Kurniawan Wakiden, kembali turun ke tengah masyarakat dalam…

2 hari ago

Srikandi Gerindra Jemput Aspirasi: Yuliyani Hadirkan Solusi Konkret di Tunas Harapan

Autentik.id – Antusiasme masyarakat Desa Tunas Harapan pecah saat menyambut kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato,…

3 hari ago

Jeritan Petani Dijawab Aksi : DPRD Mengawal, Penambang Gerak Cepat

Autentik.id, News - Rintihan petani sawah dari Kecamatan Buntulia dan Duhiada’a akhirnya sampai juga ke…

2 minggu ago

This website uses cookies.