Peristiwa

545 Jiwa Terdampak Banjir Taluditi, Camat : Ada Aktivitas PETI, Sudah Rusak

Autentik.id, Peristiwa – 545 Jiwa di Empat desa di Kecamatan Taluditi, terdampak banjir setinggi 1 meter, pada Senin (22/4/2024), Akibatnya ratusan rumah warga ikut terendam. Sejumlah warga bahkan terpaksa dievakuasi.

Belakangan diketahui, penyebab banjir yang melanda wilayah empat desa masing-masing Desa Makarti Jaya, Desa Puncak Jaya, Desa Kali Mas, dan Desa Tirto Asri itu diakibatkan oleh masifnya aktivitas tambang ilegal yang menyebabkan sungai Taluditi tak lagi mampu menahan debit air sungai.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato, melalui Camat Taluditi, Isa Ali ketika dikonfirmasi juga menyebut, banjir yang terjadi di wilayahnya itu lantaran luapan sungai Taluditi yang tidak mampu menahan debit air akibat curah hujan.
“Hujan kemarin memang deras, lama. Jadi air sungai meluap ke pemukiman, alhamdulillah semalam sudah surut,” ungkap Isa Ali, Selasa (23/4/2024).

 

Baca Juga : Apresiasi Perhatian Bupati Saipul Soal Jamaah Haji, Nasir : Terima Kasih Atas..

 

Ia pun tak membantah jika, penyebab lain terjadinya banjir diakibatkan adanya aktivitas Peti (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Kawasan hutan Taluditi.

“Wallahualam, tapi kalau yang saya dapat informasi itu memang ada aktivitas tambang (Peti) di atas, sudah rusak. Kita sudah koordinasi dengan Polsek Taluditi, merek janji akan tindaklanjuti,” ungkap Camat.

Hingga kini, pihaknya masih tengah melakukan pendataan terkait jumlah warga terdampak banjir, serta kerugian yang diakibatkan.

“Kami masih sementara update datanya. Sudah ada, tapi belum menyeluruh. Akan kita informasikan jika sudah ada data valid,” pungkas Camat Taluditi, Isa Ali.

Sementara itu, berdasarkan data sebelumnya yang diterima dari Tagana Pohuwato, sebanyak 153 rumah terendam banjir. Sedangkan jumlah kepala keluarga terdampak banjir sebanyak 156 KK, 545 jiwa, dan 19 balita.

 

 

Penulis : Riyan Lagili

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Lagi, Polres Pohuwato Amankan Satu Ekskavator di Lokasi PETI Damahukiki

Autentik.id, Hukrim -  Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten…

7 hari ago

Video “Party” Karyawan di Tengah Banjir Hulawa Tuai Kritik, Pani Gold Mine Minta Maaf

Autentik.id, News - Beredarnya video "party" yang menunjukkan sejumlah karyawan Pani Gold Mine sedang berpesta…

2 minggu ago

Merdeka Gold Gandeng BKSDA Sulut, Dorong Konservasi Cagar Alam Panua

Autentik.id, News - Komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Merdeka Gold Resources…

2 minggu ago

Grup Merdeka Hadir untuk Sumatra: Rp977 Juta Disalurkan untuk Pemulihan

Autentik.id, Nasional - Di tengah upaya pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah…

4 minggu ago

Polemik Pangkat & Gaji ASN, DPRD Turun Mengawal

Autentik.id-Legislatif– Menindaklanjuti aduan puluhan guru dan tenaga kesehatan (nakes) terkait penurunan kepangkatan serta penundaan pembayaran…

1 bulan ago

Hamdi Tagih Janji Alih Profesi : Jangan Biarkan Penambang Menganggur

Autentik.id, Legislatif – Sorotan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan alih profesi kepada penambang lokal kembali…

1 bulan ago

This website uses cookies.