Peristiwa

Asik Berdua, Oknum Anggota Polisi – ASN Puskesmas Digrebek Polisi

Autentik.id, Peristiwa – MR, Oknum Anggota Polisi berpangkat Brigadir nampaknya harus mengakhiri malam panjangnya bersama perempuan lain inisial BAD yang merupakan oknum ASN di Puskesmas Pohuwato, Minggu (8/12/2024) pukul 02.00 Wita dini hari.

Betapa tidak, tanpa disadari oknum anggota yang bertugas di Sat Brimob Polda Gorontalo itu, sejumlah anggota Polres Pohuwato tengah berada di depan rumah BAD yang berlokasi di Desa Marisa Utara (ralat : sebelumnya ditulis Botubilotahu) Kecamatan Marisa, Pohuwato.

Tak hanya sejumlah Anggota Polres Pohuwato, Turut serta dalam penggerebekan tersebut, sang istri Nur Haliza, yang juga berpangkat Brigadir.

Diungkapkan Brigadir Nur, sedari Sabtu (7/12/2024), dirinya telah berfirasat buruk tentang suaminya itu. Benar saja, setelah dicek, Suaminya benar tengah berada di Marisa, Pohuwato.

Tak sampai disitu, dirinya juga mengetahui sang suami tengah berdua di rumah milik perempuan lain yang merupakan oknum ASN di salah satu Puskesmas Pohuwato berinisial BAD. Sekira pukul 02.00 Wita, Nur bersama anggota Provos dan Aparat Desa setempat melakukan penggerebekan.

“Awalnya, dorang tidak mau buka pintu sampai-sampai warga so bangun. Baru itu dorang keluar. Deng cuma dorang yang disitu. Kondisinya saya pe suami so tidak pake Baju cuma celana kolot,” ungkap Nur saat ditemui, Minggu (8/12/2024).

Usai dilakukan penggerebekan, Brigadir MR bersama teman perempuannya itu langsung dibawa ke Polres Pohuwato untuk dilakukan pemeriksaan di ruang Provos.

Sebelumnya, kata Nur, suaminya bersama BAD pernah dilaporkan namun tak beroleh putusan lantaran tak memiliki cukup bukti.

“Tapi sekarang so ada semua, tisu habis dipakai sprei juga ada bekas juga saya so dapat jadi tinggal ba lapor, bawa disana,” ungkapnya

Nur menyebut, sebagai istri yang masih sah, dirinya meminta agar kasus ini diusut tuntas dan beroleh putusan. Mengingat, ini kali kedua suaminya kedapatan tengah memadu kasih namun tak bisa dibuktikan setelaj dilaporkan ke Propam Polda Gorontalo. Pun demikian dengan oknum ASN yang juga telah di laporkan ke BKPPD Pohuwato.

“Pokoknya saya mau usut tuntas samua, perempuan ini pernah saya lapor di BKD Pohuwato tapi tidak ada realisasi sampai sekarang juga. Saya mau juga depe profesi Bidan ini dicabut karena dorang ini kan ada aturan, ada etik juga kan. Saya mau ta proses di Polda, Waprov, Propam Polda. Ini so keterlaluan, karena dari awal saya berumah tangga 2020 saya hamil anak pertama dia so ba hugel. Pernah juga ba KDRT, sampai dijemput Propam dan turun dari rumah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Brigadir MR bersama teman perempuannya BAD masih dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, pihak Satuan Brimob Polda Gorontalo belum memberikan jawaban.

 

 

Penulis : Riyan Lagili

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Lagi, Polres Pohuwato Amankan Satu Ekskavator di Lokasi PETI Damahukiki

Autentik.id, Hukrim -  Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten…

7 hari ago

Video “Party” Karyawan di Tengah Banjir Hulawa Tuai Kritik, Pani Gold Mine Minta Maaf

Autentik.id, News - Beredarnya video "party" yang menunjukkan sejumlah karyawan Pani Gold Mine sedang berpesta…

2 minggu ago

Merdeka Gold Gandeng BKSDA Sulut, Dorong Konservasi Cagar Alam Panua

Autentik.id, News - Komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Merdeka Gold Resources…

2 minggu ago

Grup Merdeka Hadir untuk Sumatra: Rp977 Juta Disalurkan untuk Pemulihan

Autentik.id, Nasional - Di tengah upaya pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah…

4 minggu ago

Polemik Pangkat & Gaji ASN, DPRD Turun Mengawal

Autentik.id-Legislatif– Menindaklanjuti aduan puluhan guru dan tenaga kesehatan (nakes) terkait penurunan kepangkatan serta penundaan pembayaran…

1 bulan ago

Hamdi Tagih Janji Alih Profesi : Jangan Biarkan Penambang Menganggur

Autentik.id, Legislatif – Sorotan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan alih profesi kepada penambang lokal kembali…

1 bulan ago

This website uses cookies.