Si Jago merah saat melahap bangunan semi permanen kios di Jembatan Nagit Marisa, Kabupaten Pohuwato, Minggu (16/2/2025).
Autentik.id, Peristiwa – Sebuah kios petak di kompleks Jembatan Nagit, Jalan Trans Sulawesi, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, terbakar pada Minggu (16/2/2025) pagi. Kebakaran yang menghanguskan kios tersebut membuat warga sekitar panik.
Insiden itu diketahui terjadi sekitar pukul 11.35 WITA. Bangunan semi permanen membuat Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sebelahnya yakni Eks Kantor Asparaga. Tak hanya kios dan bangunan eks Hotel Asparaga, satu bangunan rumah lainya juga hangus terbakar. Warga yang panik berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Tak lama, pemadam kebakaran yang menerima informasi langsung mengerahkan 1 unit mobil pemadam.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Meskipun tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, Damkar Pohuwato bersama unsur TNI, Polri dan dibantu warga terus berupaya memadamkan api.
“Api berawal dari kios itu. Dugaan sementara akibat korsleting listrik dan juga tabung gas. Karena kios itu ada jual tabung gas juga dan bensin,” ungkap Kabid Perda dan Trantibum Satpol PP dan Damkar Pohuwato, Bayu E. Kaluku.
Penulis : Riyan Lagili
Autentik.id, Hukrim - Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten…
Autentik.id, News - Beredarnya video "party" yang menunjukkan sejumlah karyawan Pani Gold Mine sedang berpesta…
Autentik.id, News - Komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Merdeka Gold Resources…
Autentik.id, Nasional - Di tengah upaya pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah…
Autentik.id-Legislatif– Menindaklanjuti aduan puluhan guru dan tenaga kesehatan (nakes) terkait penurunan kepangkatan serta penundaan pembayaran…
Autentik.id, Legislatif – Sorotan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan alih profesi kepada penambang lokal kembali…
This website uses cookies.