Politik

Soal SK DPP Untuk Pimpinan DPRD, Romatun : Kader Yang Punya Kadar Pasti Tahu Putusan Itu Final

Autentik.id, Politik – Surat Keputusan DPP Partai Golkar soal pengisian jabatan pimpinan DPRD Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo, ramai jadi perbincangan. Menariknya, dari 6 Kabupaten Kota dan DPRD Provinsi Gorontalo, dalam hal pengisian jabatan Ketua DPRD Pohuwato, DPP sebagaimana disampaikan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Gorontalo, Romatun Alamri, justru menunjuk Beni Nento sebagai pimpinan DPRD.

Kaitan dengan hal itu, Romatun Alamri, menjelaskan, memang untuk penunjukan pimpinan DPRD definitif berdasarkan usulan berjenjang dari tingkat DPD II masing-masing Kabupaten/Kota kemudian diusulkan ke DPD I Provinsi Gorontalo untuk disampaikan ke DPP.

Untuk Pohuwato sebagai pemilik kursi Ketua DPRD, kata Romatun, DPD I menerima usulan 5 nama calon yang diantaranya Ketua DPD II, Nasir Giasi, politisi muda Golkar Iqram Bhari Akbar Baderan, hingga Beni Nento dan beberapa nama lainnya yang oleh DPD I Provinsi Gorontalo dilengkapi dokumen administrasinya kemudian di usulkan ke DPP.

“Intinya ada lima orang yang diusulkan DPD II. DPD I bikinkan matriks nya, kirim ke DPP. Semua berjalan normal tapi untuk putusan pimpinan definitif DPRD itu adalah keputusan DPP dan Alhamdulillah suratnya ada di DPD I kemarin sore. Sudah di buka surat dari DPP itu, dan susunannya kita bacakan dan kita informasikan ke DPD II masing-masing,” jelasnya

Disinggung soal Ketua DPD II Golkar Pohuwato yang justru tak beroleh restu DPP sebagai pemegang palu sidang di Parlemen Bumi Panua, Romatun pun menjawab DPD I hanya bertugas untuk melaksanakan tugas-tugas administratif terkait usulan secara berjenjang. Soal siapa yang ditunjuk ditegaskan Roma itu adalah kewenangan DPP.

“Yang punya partai ini DPP Golkar, nah tugas kita-kita yang ada di Daerah ini Samina wa athona. Kami dengar kami patuhi. Nah apapun putusan DPP, sebagai kader yang terdidik, loyal, taat terhadap putusan partai, maka putusan partai khususnya DPP itu final dan mengikat,” lanjutnya.

Diakhir dirinya meyakini, putusan DPP tidak akan memicu polemik di internal partai Golkar khususnya Golkar Pohuwato. Mengingat kata dia, setiap Kader Golkar yang punya kualitas teruji pasti tahu mekanisme dan cara kerja partai.

“Tidak akan ada gesekan. Karena kalau kader yang punya kadar pasti dia tau persis putusan DPP itu final dan mengikat. Dan semua kader yang punya kadar akan tunduk dan patuh terhadap putusan DPP itu. Kecuali kalau kader yang tidak punya kadar. Maksudnya seperti emas, ada yang kadarnya 22 karat, ada yang 24 karat. Ada juga yang imitasi. Insya Allah ini tidak akan ada perpecahan di tubuh Golkar, ini dinamis dan bukan baru kali ini terjadi seperti ini,” pungkasnya.

 

Penulis : Riyan Lagili

Redaksi Autentik

Recent Posts

Tok! APBD 2026 Disahkan, Tak Ada Anggaran Hibah

Autentik.id, Legislatif - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Paripurna ke-28 dengan…

5 hari ago

Tak Kenal Hari Libur, DPRD – Pemda Maraton Bahas APBD 2026

Autentik.id, Legislatif - Meskipun Ahad (23/11/2025) merupakan hari libur, DPRD Pohuwato bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato…

1 minggu ago

BJA Serap 72 Persen Pekerja Lokal, Yulian : Harus Bisa Lebih

Autentik.id, Legislatif - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato, Yuliani Rumampuk, memberikan apresiasi besar…

1 minggu ago

Tiga Pelaku PETI di Pohuwato Ditangkap, Polisi : Perannya Berbeda

Autentik.id, Hukrim - Upaya pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali memperlihatkan hasil. Polres Pohuwato…

1 minggu ago

Pani Gold Mine Turun Tangan, Bantu Jaga Nutrisi Ibu dan Anak Hulawa

Autentik.id, News - Pani Gold Mine memperkuat komitmen keberlanjutan sosial melalui pelaksanaan program Pemberian Makanan…

1 minggu ago

Capaian PAD Pertanian Terjun Bebas, Febri Mardain Soroti Ketidakhadiran Kadis

Autentik.id, Legislatif - Anggota Komisi II DPRD Pohuwato, Febri Mardain, menyoroti ketidakhadiran Kepala Dinas Pertanian…

2 minggu ago

This website uses cookies.