Daerah

Festival Pesona Pohon Cinta, Event Pariwisata Andalan yang ‘Dihapus’ dari Kalender Nasional

Autentik.id, Daerah – Setelah melalui proses seleksi dan kurasi yang cukup panjang dan ketat, Kementerian Pariwisata akhirnya merilis Karisma Event Nusantara (KEN) 2025. Sayang, tahun ini, Festival Pesona Pohon Cinta tak masuk dalam kalender event Pariwisata Nasional.

Dari unggahan resmi di kanal Karisma Event Nasional, Sebanyak 110 acara dari 37 provinsi di Indonesia masuk ke dalam daftar KEN 2025. Khusus Gorontalo, hanya ada dua event yang masuk dalam kalender event, yakni Gorontalo Karnaval Karawo di Kota Gorontalo serta Festival Pesona Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo. Sementara Pesona Pohon Cinta, sebagai event tahunan andalan Kabupaten Pohuwato yang masuk dalam KEN 2024, justru tak masuk lagi dalam kalender event tahun 2025

Tak adanya Festival Pesona Pohon Cinta tentu menurut sebagian kalangan merupakan sebuah kerugian bagi daerah. Mengingat, KEN sendiri merupakan strategi kolaborasi antara Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Daerah serta seluruh stakeholder pariwisata yang bertujuan meningkatkan citra pariwisata Indonesia.

KEN sendiri menjadi ajang promosi dan penggerak kebangkitan sektor pariwisata tanah air termasuk Kabupaten Pohuwato yang muaranya yakni peningkatan ekonomi masyarakat.

Merespon hal itu, Herman Abdullah, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pohuwato, menyampaikan, ada banyak yang menjadi faktor sebuah event bisa masuk dalam kalender event pariwisata nasional.

Meski demikian kata Herman, pihaknya berkomitmen akan tetap melaksanakan Event Pesona Pantai Pohon Cinta meski kemudian tak masuk dalam KEN.

“Meskipun kita tidak dapat KEN, tetap event pesona pantai pohon cinta itu kita laksanakan. Karena kita selama 7 tahun itu baru satu kali kita dapat. Saya berfikir memang lebih bagus dapat (masuk KEN), tidak dapat pun tidak menyurutkan niat teman-teman bekerja. Sudah menjadi kesepakatan bahwa ada dan tidak ada anggaran kita tetap laksanakan. Karena brand Festival Pesona Pantai Pohon Cinta sudah bagus,” ungkapnya, Selasa (25/2/2025).

Herman bilang, selain masuk dalam KEN yang sejatinya berkolaborasi dengan kementerian Pariwisata, pelaksanaan event pariwisata juga bisa dikolaborasikan dengan non KEN.

“Artinya dukungan dari luar kementerian Pariwisata yang tidak jauh berbeda dukungan pendanaannya juga bisa kita ikuti. Artinya masuk atau tidak di kalender, tetap kita adakan,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya menyebut hal itu akan menjadi bahan evaluasi kedepan dengan menggiatkan kembali kolaborasi dinas dengan stakeholder lainya.

“Dukungan infrastruktur, sarana prasarana itu perlu juga untuk kita evaluasi. Termasuk dukungan dari teman-teman media. Kalau semuanya terbangun, lintas sektor, saya rasa event ini bisa kita laksanakan,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Riyan Lagili

 

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Lagi, Polres Pohuwato Amankan Satu Ekskavator di Lokasi PETI Damahukiki

Autentik.id, Hukrim -  Ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten…

7 hari ago

Video “Party” Karyawan di Tengah Banjir Hulawa Tuai Kritik, Pani Gold Mine Minta Maaf

Autentik.id, News - Beredarnya video "party" yang menunjukkan sejumlah karyawan Pani Gold Mine sedang berpesta…

2 minggu ago

Merdeka Gold Gandeng BKSDA Sulut, Dorong Konservasi Cagar Alam Panua

Autentik.id, News - Komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan terus diperkuat oleh PT Merdeka Gold Resources…

2 minggu ago

Grup Merdeka Hadir untuk Sumatra: Rp977 Juta Disalurkan untuk Pemulihan

Autentik.id, Nasional - Di tengah upaya pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah…

4 minggu ago

Polemik Pangkat & Gaji ASN, DPRD Turun Mengawal

Autentik.id-Legislatif– Menindaklanjuti aduan puluhan guru dan tenaga kesehatan (nakes) terkait penurunan kepangkatan serta penundaan pembayaran…

1 bulan ago

Hamdi Tagih Janji Alih Profesi : Jangan Biarkan Penambang Menganggur

Autentik.id, Legislatif – Sorotan terhadap kewajiban perusahaan dalam memberikan alih profesi kepada penambang lokal kembali…

1 bulan ago

This website uses cookies.