Kolom

Emasnya Di Ambil, Kerusakan Lingkungan Diperbaiki Berkelanjutan

Oleh : Jundi Dai

 

Bumi panua kaya akan kekayaan alamnya termasuk ada di perut bumi yang sebut emas oleh umat manusia. Butiran berwarna kuning itu bisa di dapatkan di pengunungan,sepanjang jalur sungai hingga beberapa waktu lalu di temukan di pesisir pantai.

Di Pengunungan

Beberapa titik gunung yang mengandung emas di Pohuwato yang paling banyak mengandung emas berada di pegunungan Desa Hulawa Kecamatan Buntulia. Sumber emas lainnya berada di Pengunungan ada di Gunung Langge Desa Popaya Kecamatan Dengilo,ada pula di puncak gunung Taluditi dan sebagian juga ada di gunung Popayato.

Di Desa Hulawa, penambang lokal menggunakan paretan yang sumber airnya dari aliran dari gunung hingga menggunakan mesin jet. Selain itu,terdapat pula lokasi pertambangan yang menggunakan metode membuat lubang dengan kedalaman tertentu untuk mendapatkan bebatuan berlapis butiran emas.

Ada pula mereka penambang dengan keahliannya mencari bebatuan di bawah kaki gunung tepatnya di aliran sungai. Untuk menuju sumber emas pada uraian di atas,para penambang harus melewati jalanan yang tak mudah. Terkadang para penambang ini harus berhadapan dengan arus derasnya sungai ketika musim hujan dan melewati kerasnya bebatuan sepanjang jalan jalur sungai.

 

Emas Di Sepanjang Sungai

Di Pohuwato sendiri para penambang lokal tak hanya aktif di pengunungan namun juga terlihat berada di jalur sungai.

Beberapa pegiat lingkungan, Aktifis,LSM hingga beberapa media kontra akan aktivitas itu. Mereka berpendapat bahwa itu akan merusak lingkungan. Sementara beberapa unsur diatas memilih diam akan kondisi itu.

Penulis berpendapat bahwa kerusakan yang dimaksudkan hanya akan bersifat sementara. Sebab para pelaku pertambangan kian gencar melakukan normalisasi hingga Reklamasi. Kepedulian terhadap lingkungan itu bukan saja di lakukan pada akhir – akhir ini. Akan tetapi telah di lakukan dari tahun – tahun sebelumnya.

Dengan demikian,para penambang berprinsip emasnya kita ambil untuk melanjutkan hidup dan Lokasinya kita perbaiki.

Jika perusahaan disebut legal dengan administrasinya, maka orang lokal pun bisa legal dengan pertimbangan kemanusiaan guna keberlanjutan hak hidup di tanah leluhur.

 

Emas Di Pantai

Beberapa tahun yang lalu, Desa Buhu Jaya Kecamatan Paguat di gemparkan oleh penemuan emas di pesisir partai masyarakat sekitar.

Temuan ini jadi ramai di perbincangkan di media sosial. Tempat itu pun jadi ramai di kunjungi oleh warganet guna memastikan kebenaran informasi yang menyebar luas di media sosial.

Terbaru, beberapa orang entah nelayan yang mencoba peruntungan atau penambang yang patah arah di wilayah gunung terlihat mendulang di pesisir pantai. Lagi – lagi menjaga lingkungan, masyarakat yang menambang di pesisir kembali di hentikan.

 

Penambang dan Dampak Ekonomi

Rilis jumlah penambang di bumi panua di perkirakan ribuan orang. Namun jumlahnya sulit di pastikan sebab terkendala oleh pendataan. Dimana mereka yang datang menambang terlihat di kartu identitasnya terbanyak adalah petani dan sebagian wiraswasta.

Keberadaan penambang sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di Pohuwato bisa di lihat dari aktivitas transaksi jual beli di pasar Marisa.

Hal itu diakui oleh para pedagang rempah – rempah hingga para penjual ikan. Penghasilan mereka bisa melebihi hari – hari biasa ketika aktivitas pertambangan kembali normal dan kondisi terbalik jika pertambangan lokal tidak beraktivitas.

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Bangun Budaya Berbagi dengan Sesama, YR TIM : Sedekah Tak Perlu Menunggu Kaya

Autentik.id, News - Berbagi kebahagiaan tak butuh momentum besar. Turun ke jalan, menyapa dan berbagi…

2 hari ago

Tak Perlu Keluar Daerah, Pengurusan Paspor Kini Bisa Dilayani di Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kini tak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar daerah…

6 hari ago

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

2 minggu ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

2 minggu ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 minggu ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

2 minggu ago

This website uses cookies.