Autentik.id, Legislatif – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat berdampak langsung pada penyusunan APBD 2026 di Kabupaten Pohuwato. Dalam rapat pembahasan anggaran, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pohuwato bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sepakat untuk tidak mengalokasikan dana hibah kepada organisasi mana pun, termasuk hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pohuwato.
Keputusan ini memunculkan kekhawatiran besar, sebab Kabupaten Pohuwato dijadwalkan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun depan. Tanpa dukungan hibah, pelaksanaan Porprov terancam ditunda.
Selain itu Politisi PAN itu juga mempertanyakan ihwal informasi adanya kucuran dana hibah untuk dua organisasi lainnya yang padahal sudah disepakati tak ada hibah untuk organisasi manapun dikarenakan efisiensi anggaran.
Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento saat dikonfirmasi menegaskan bahwa Banggar dan TAPD sebelumnya telah sepakat untuk meniadakan seluruh hibah organisasi dalam finalisasi APBD 2026, kecuali hibah untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Pohuwato.
”Tidak ada hibah, mau PIAD dan TP-PKK itu dalam finalisasi APBD kita hilangkan hibah. Kecuali untuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Pohuwato,” jelas Beni Nento. (WL)
Autentik.id, News— Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa,…
Autentik.id, News - Di era ketika teknologi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, kecerdasan buatan…
Autentik.id, News - Senyum anak-anak yatim menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…
Autentik.id, Pohuwato - Kegiatan Genzi Beraksi di Kabupaten Pohuwato berlangsung meriah, Sabtu (29/8/2026). Mengusung semangat…
Autentik.id, News - Komitmen untuk terus menebar kebaikan kembali ditunjukkan YR TIM melalui kegiatan sosial…
Autentik.id, Pohuwato— Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento menghadiri doa dan perayaan Maulid Nabi…
This website uses cookies.