Legislatif

Investasi Tinggi, Peluang Kerja Rendah, PKB Pohuwato Minta Hapus Syarat Pengalaman

Autentik.id, Legislatif – Selesai Sekolah atau Kuliah, siap kerja, tapi mentok di “minimal pengalaman kerja 2-3 tahun” acap kali membuat para pencari kerja kesulitan. Sadar akan ancaman yang dihadapi tenaga kerja lokal, Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pohuwato mendorong pemerintah daerah untuk mendesak —secara elegan tentu saja— perusahaan swasta yang masih “keukeuh” mewajibkan pengalaman kerja bagi pelamar lokal.

Kata Tomy Umar, Fraksi PKB memandang agar peluang kerja nggak cuma jadi pajangan, tapi benar-benar terbuka buat semua, terutama mereka yang baru mulai merintis karier.

Sementara investasi di Pohuwato tahun 2024 mencapai 2,2 Triliun rupiah yang justru tidak berbading lurus dengan jumlah angka kemiskinan yaitu diangka 17,24 % dan pengganguran terbuka 2.873 penduduk atau 3,12%.

“Maka kami merekomendasikan Pemda meminta perusahaan suwasta menghapus persyaratan pengalaman kerja dalam rekrutmen calon pegawai/pekerja,” kata Tomy membacakan pandangan Fraksi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah tahun 2024, Senin (14/4/2025).

Sebagai solusi, Fraksi PKB memandang perlu agar syarat pengalaman kerja dapat diganti dengan mengikuti training secara berkelanjutan calon pekerja terpilih yang menjadi kewajiban pemberi kerja.

“hal ini akan membuka peluang lebih luas pencari kerja lokal mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Pelatihan ketenagakerjaan yang relevan, lanjut Tomy, Pemda dapat memberikan dukungan memadai kepada Dinas Ketenagakerjaan agar mampu memfasilitasi pelatihan-pelatihan bersertifikat nasional (Bnsp) sesuai kebutuhan ketenaga kerjaan privat sektor.

“Juga pembatasan pembangunan gerai Indomaret, AlfaMart, Alfa Midi, pembangunan gerai maksimal satu gerai satu kecamatan. lokasi pembangunan gerai-gerai tersebut hanya diperbolehkan di pusat ibu kota kecamatan. kebijakan ini harus segera diambil hal ini merupakan bentuk komitmen pemda mendukung umkm lokal tumbuh berkembang dan secara bersama-sama tetap memberikan ruang investasi domestik berkembang di pohuwato,” tegasnya.

 

Penulis   :   Riyan  Lagili

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Bangun Budaya Berbagi dengan Sesama, YR TIM : Sedekah Tak Perlu Menunggu Kaya

Autentik.id, News - Berbagi kebahagiaan tak butuh momentum besar. Turun ke jalan, menyapa dan berbagi…

3 hari ago

Tak Perlu Keluar Daerah, Pengurusan Paspor Kini Bisa Dilayani di Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kini tak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar daerah…

7 hari ago

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

2 minggu ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

2 minggu ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 minggu ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

2 minggu ago

This website uses cookies.