Kolom

Masih Yakinkah Masyarakat Pohuwato Menitipkan Masa Depan Anaknya di UNIPO?

Oleh : Farzikal Kumasi

Ketua Komisariat PMII Pohuwato

Autentik.id, — Hari ini Universitas sudah tidak di percaya oleh masyarakat Kabupaten Pohuwato, dan orang tua mulai khawatir untuk menitip anaknya kuliah di kampus universitas Pohuwato. Jangan sampai, mahasiswa menjadi korban dari buruknya sistem dan komunikasi oleh pihak kampus

PKKMB Universitas Pohuwato kembali menjadi pertanyaan. Kegiatan yang seharusnya menjadi pintu awal mahasiswa baru mengenal kehidupan kampus justru diundur tanpa kepastian waktu.

Pertanyaannya sederhana: sebenarnya apa yang sedang terjadi?

Kalau persoalannya karena jumlah mahasiswa baru masih sedikit, maka jangan hanya sibuk mencari alasan. Justru kondisi itu harus menjadi alarm keras bagi pengelola kampus.

Jangan berharap mahasiswa berbondong-bondong mendaftar kalau fasilitas kampus belum mampu memberikan rasa percaya, sistem pelayanan masih membingungkan, dan tata kelola kampus belum menunjukkan kualitas yang diharapkan mahasiswa.

Mahasiswa bukan angka untuk memenuhi kuota, Mereka adalah pelanggan pendidikan yang berhak mendapatkan pelayanan terbaik.
Kalau hari ini jumlah mahasiswa baru sedikit, Bercerminlah terlebih dahulu kepada kampus sendiri.

Apa yang membuat calon mahasiswa harus memilih Universitas Pohuwato?

Apakah fasilitasnya sudah meyakinkan?
Apakah sistem akademiknya sudah tertata?
Apakah pelayanan kepada mahasiswa sudah profesional?Apakah informasi yang diberikan kampus sudah transparan?
Dan yang paling penting: apakah kampus sudah memberikan alasan yang cukup kuat bagi masyarakat untuk mempercayakan masa depan pendidikan anak-anak mereka di Universitas Pohuwato?
Jangan sampai kampus hanya sibuk membangun citra, tetapi lupa membangun kualitas.

PKKMB yang diundur tanpa kepastian bukan persoalan kecil. Ini adalah cermin bagaimana sebuah institusi mengelola komunikasi dan menghargai mahasiswa.

Kami dari Komisariat PMII Pohuwato tidak ingin mahasiswa baru terus dipaksa menunggu dalam ketidakjelasan.
Kalau memang ada masalah, sampaikan masalahnya.
Kalau ada kendala, jelaskan kendalanya.
Kalau ada kekurangan, akui dan benahi. Jangan mahasiswa yang dijadikan korban dari buruknya komunikasi dan tata kelola.

Universitas Pohuwato harus memahami bahwa kampus tidak akan besar hanya karena memiliki gedung, spanduk penerimaan mahasiswa baru, dan kegiatan seremonial.

Kampus akan besar ketika mampu membangun kepercayaan, kualitas, fasilitas, sistem, dan pelayanan.
Maka kami menegaskan:
Jangan hanya bertanya kenapa mahasiswa baru sedikit. Tanyakan juga kenapa masyarakat belum cukup percaya untuk memilih kampus ini.

Sebab kalau persoalan mendasar tidak pernah dievaluasi, maka jangan berharap angka pendaftar akan berubah secara signifikan.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

AHS Nahkodai Tani Merdeka Pohuwato, Suara Petani Siap Diperjuangkan

Autentik.id, Pohuwato— Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik…

54 menit ago

Empat OPD Tak Hadir, Otan Mamu Sentil Pemda: Jangan Tinggalkan Tanggung Jawab!

Autentik.id, Parlemen — Pembahasan lanjutan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Desa Tambang Berbasis Ramah…

2 jam ago

DPRD Pohuwato ‘Pangkas’ OPD yang Dinilai Tak Lagi Efektif

  Autentik.id, Parlemen— Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Pohuwato mulai mengkaji secara serius rencana…

1 hari ago

Pansus III DPRD Pohuwato Dorong Produk Ekonomi Kreatif Lokal Jadi Tuan di Daerah

  Autentik.id, Parlemen — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Pohuwato tengah memfinalisasi pembahasan tiga…

1 hari ago

Komisi II Dorong BPSK Kembali Maksimal Tangani Sengketa Konsumen

  Autentik.id, Parlemen — Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama…

2 hari ago

Beni Nento Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara HUT ke-81 RI di Pohuwato

Autentik.id, Pohuwato — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, dipercaya…

3 hari ago

This website uses cookies.