Istimewa
Autentik.id, Finance – Penarikan kendaraan bermotor secara paksa oleh debt collector kerap kali meresahkan, memicu reaksi berbagai pihak, baik kepolisian hingga tokoh masyarakat. Maraknya penarikan unit kendaraan bermotor secara paksa juga direspon Pimpinan Cabang Mandala Finance Gorontalo.
Kepada autentik.id, Yuda, Pimpinan Cabang Mandala Finance Gorontalo menegaskan bahwa memang pihaknya memilki kerja sama dengan pihak Debt Collector, namun pihaknya juga tidak membenarkan praktik penarikan kendaraan bermotor secara sepihak atau dengan cara paksa oleh debt collector.
Yuda menjelaskan bahwa proses penagihan dan penarikan kendaraan memiliki prosedur yang harus diikuti dan tidak dapat dilakukan secara sepihak.
“Proses penarikan itu memang ada, tapi dilakukan dengan perilaku Humanis, tegasnya
Sejalan dengan itu, Ia juga mengingatkan untuk konsumen memiliki tanggung jawab sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama pihak leasing. Oleh karena itu, untuk menghindari potensi penarikan kendaraan, konsumen harus menaati ketentuan yang telah ditetapkan dalam perjanjian awal.
“Saya menghimbau untuk masyarakat untuk memenuhi kesepakatan yang dilakukan sejak awal, sehingga tidak ada proses penarikan,”tegasnya.
Penulis : Rendi Tabingo
Autentik.id, News— Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa,…
Autentik.id, News - Di era ketika teknologi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, kecerdasan buatan…
Autentik.id, News - Senyum anak-anak yatim menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…
Autentik.id, Pohuwato - Kegiatan Genzi Beraksi di Kabupaten Pohuwato berlangsung meriah, Sabtu (29/8/2026). Mengusung semangat…
Autentik.id, News - Komitmen untuk terus menebar kebaikan kembali ditunjukkan YR TIM melalui kegiatan sosial…
Autentik.id, Pohuwato— Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento menghadiri doa dan perayaan Maulid Nabi…
This website uses cookies.