Categories: Legislatif

DPRD Pohuwato Telusuri Akar Masalah Keuangan Daerah, BKD Dipanggil ke RDP

Autentik.id, Parlemen — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi I, II, dan III bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (10/6/2026).

Dalam rapat tersebut, DPRD mengundang Badan Keuangan Daerah (BKD), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, serta Inspektorat Daerah untuk memberikan penjelasan terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik.

Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, menjelaskan bahwa rapat ini digelar sebagai bagian dari upaya evaluasi terhadap pengelolaan keuangan daerah yang selama ini kerap menjadi sorotan.

“Rapat ini kami laksanakan untuk mengevaluasi pengelolaan keuangan daerah yang belakangan terus menjadi persoalan. DPRD perlu mengetahui secara jelas apa saja faktor penyebab berbagai permasalahan keuangan yang terjadi di daerah,” ujar Beni.

Menurutnya, DPRD selama ini banyak menerima aduan, baik dari para kepala desa maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang mengeluhkan berbagai persoalan terkait pengelolaan dan kondisi keuangan daerah.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah polemik terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta persoalan Transfer Keuangan Desa (TKD) yang hingga saat ini masih menjadi perbincangan di kalangan pemerintah desa.

“Kami membutuhkan penjelasan yang komprehensif dari Badan Keuangan Daerah terkait kondisi keuangan daerah saat ini. Persoalan-persoalan yang muncul harus dijelaskan secara terbuka agar dapat diketahui akar masalahnya dan dicarikan solusi bersama,” tegasnya.

Selain membahas aspek keuangan, DPRD juga meminta penjelasan dari BKPSDM terkait sejumlah persoalan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Salah satunya mengenai status Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah yang saat ini menjalankan tugas administrasi pemerintahan di tengah ketidakhadiran Sekretaris Daerah definitif, Iskandar Datau, yang sedang menunaikan ibadah haji.

Menurut Beni, hal tersebut perlu mendapat penjelasan resmi dari BKPSDM karena telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat, termasuk di berbagai grup media sosial.

“Persoalan ini juga perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat. Karena itu, kami meminta BKPSDM memberikan penjelasan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. (Yu)

Wahyudin Lahai

Recent Posts

DPRD Semprot BKD: Jangan Persulit yang Sudah Menjadi Hak

Autentik.id, Parlemen – Selain menyoroti keterlambatan Transfer Keuangan Desa (TKD), DPRD Pohuwato juga mengangkat berbagai…

11 jam ago

Nirwan Due Sentil BKD: Kalau Tidak Bisa Bayar, Sampaikan Terus Terang

Autentik.id, Parlemen – Keterlambatan penyaluran Transfer Keuangan Desa (TKD) menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar…

12 jam ago

Miris! 4.000 Anak di Pohuwato Tidak Sekolah, DPRD Soroti Hilangnya Program Beasiswa

  Autentik.id, Legislatif – Persoalan tingginya angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Pohuwato menjadi…

1 hari ago

DPRD Evaluasi Beasiswa Daerah, Beni Nento Minta Penjelasan Lengkap dari OPD

Autentik.id, Legislatif— Gabungan Komisi I dan Komisi III DPRD Kabupaten Pohuwato menggelar Rapat Dengar Pendapat…

1 hari ago

Aduan Nasabah Pohuwato Diinvestigasi, BRI Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Fraud

  Autentik.id, News– Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Marisa angkat bicara terkait keluhan seorang nasabah…

2 hari ago

Amran Gaga Kembali Nahkodai Golkar Randangan, Luluk Yuliyanti Pimpin Taluditi

Autentik.id,Politik —Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Pohuwato terus memacu konsolidasi organisasi hingga…

4 hari ago

This website uses cookies.