Hukum & Kriminal

Soal Penyelidikan Polda Gorontalo, PT Ceres : Alat Ukur Kita Normal

Autentik.id, Hukrim – Ditreskrimsus Polda Gorontalo tengah melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan dua perusahaan pembelian jagung di Kabupaten Pohuwato. Menganggapi hal itu, Management PT. Ceres Agro Indonesia akhirnya angkat bicara.

Melalui Asisten General Manager Sawal Putra, PT. Ceres Agro Indonesia menjelaskan, pemanggilan tersebut hanya berdasar pada pemberitaan sebelumnya terkait sidak pemerintah daerah di sejumlah perusahaan.

Namun menurutnya, dasar penyelidikan oleh Polda Gorontalo hanya berdasarkan pemberitaan yang keliru.

“Dasar penyidikannya hanya dari berita yang salah. Jadi kita datang memenuhi panggilan Polda dan menerangkan yang terjadi sebenarnya,” ungkap Sawal.

Soal alat ukur pihak perusahaan yang dicurigai, jelas Sawal, PT. Ceres Agro Indonesia menggunakan alat ukur kadar maupun timbangan yang sudah ditera. Bahkan kata Dia, hasil sidak pemerintah daerah pun normal.

“Alat ukur kita semua sudah ditera dan hasil sidak oleh Pemda Pohuwato pun normal dan standart. Polda juga sudah melihat dan cek sertifikat kita yang ada dan mengecek alatnya langsubg. Kita hanya dimintai keterangan,” jelasnya.

Sawal bilang, Polda Gorontalo sebelum menerima informasi dan berita kaitan dengan perusahaan seharusnya perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak-pihak terkait sebelum akhirnya melakukan pemanggilan.

“Menurut kami harusnya Polda sebelum menerima informasi dan berita perlu mengkonfirmasi terlebih dahulu ke Pihak-pihak yang berkaitan seperti dinas yang melakukan sidak atau sumber berita yang menjadi dasar pemanggilan dulu. Sebab yang menjadi sumber pemanggilan adalah berita yang sebenarnya Perusahan lain yang melanggar,” kata Dia.

Hanya karena PT. Ceres Agro Indonesia juga disidak oleh Pemerintah Daerah bersamaan dengan perusahaan lain yang melanggar, kata Dia, PT Ceres juga ikut dipanggil oleh Polda Gorontalo.

“Hanya karna kita disidak di hari yang sama oleh pemda Pohuwato dengan perusahaan yang melanggar juga berita memuat nama perusahaan kita dan tidak ingin memojokkan perusahaan lain (yang melanggar tsb),” tambahnya.

 

Penulis  :  Riyan Lagili

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Bangun Budaya Berbagi dengan Sesama, YR TIM : Sedekah Tak Perlu Menunggu Kaya

Autentik.id, News - Berbagi kebahagiaan tak butuh momentum besar. Turun ke jalan, menyapa dan berbagi…

3 hari ago

Tak Perlu Keluar Daerah, Pengurusan Paspor Kini Bisa Dilayani di Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kini tak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar daerah…

7 hari ago

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

2 minggu ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

2 minggu ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 minggu ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

2 minggu ago

This website uses cookies.