News

AKBP Busroni Ajak Warga Jaga Pohuwato, Polisi Mulai Sapu Penyakit Masyarakat

Autentik.id, Pohuwato — Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polres Pohuwato resmi menggelar Operasi Pekat Otanaha 2026 yang berlangsung mulai 15 hingga 24 Mei 2026.

Operasi ini menjadi langkah tegas kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dinilai berpotensi memicu tindak kriminal dan mengganggu kenyamanan warga.

Melalui operasi tersebut, Polres Pohuwato menyasar sejumlah aktivitas yang dianggap meresahkan masyarakat, di antaranya peredaran minuman keras (miras), premanisme, prostitusi, perjudian, narkoba, kepemilikan senjata tajam dan bahan peledak, tempat hiburan malam, balap liar, hingga berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, menegaskan, Operasi Pekat Otanaha bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, terutama menjelang berbagai agenda masyarakat dan hari besar keagamaan.

“Operasi Pekat Otanaha 2026 ini merupakan bentuk komitmen Polres Pohuwato dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami akan menindak tegas segala bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi memicu tindak kriminal,” ujarnya.

Dalam poster resmi operasi tersebut juga dijelaskan bahwa sebagian besar tindak pidana sering kali berawal dari pengaruh minuman keras. Mulai dari kasus penganiayaan, perkelahian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tindakan asusila, pencurian, pengeroyokan, hingga kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal lainnya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan menghindari aktivitas yang melanggar hukum serta segera melaporkan jika menemukan adanya gangguan kamtibmas di wilayahnya.

AKBP Busroni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung jalannya Operasi Pekat Otanaha 2026 demi terciptanya daerah yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai penyakit masyarakat.

”Masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 untuk melaporkan kejadian darurat maupun gangguan keamanan secara cepat dan mudah,” imbau Kapolres.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

1 hari ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

1 hari ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 hari ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

2 hari ago

RDP Bahas Dugaan Fraud di BRI, Pinca Sebut Banyak Pertanyaan di Luar Topik

Autentik.id, Parlemen – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Pohuwato, Kamis…

3 hari ago

Tak Hanya Randangan, Masalah BRI Mananggu Ikut Terbongkar di Hadapan DPRD

Autentik.id, Parlemen – Dugaan penyalahgunaan angsuran pinjaman nasabah oleh oknum mantri di BRI Unit Randangan…

3 hari ago

This website uses cookies.