News

Pengiriman Solar Subsidi ke Bulangita Digagalkan, Sopir Sebut Milik Oknum Polisi

Autentik.id, Pohuwato– Aparat Intelijen Kodam XIII/Merdeka bersama Polres Pohuwato berhasil mengamankan puluhan galon berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang diduga hendak disalurkan untuk mendukung aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato.

Penangkapan tersebut bermula pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 Wita. Sebanyak 71 galon solar bersubsidi diangkut menggunakan mobil pick-up Daihatsu Gran Max dari Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, dengan tujuan Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato.

Sekitar pukul 02.00 Wita, Kamis (6/8/2026), personel Intelijen Kodam XIII/Merdeka yang dipimpin Kapten Stevie Lamalo menghentikan kendaraan tersebut di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, tepatnya di sekitar kawasan Timbangan Truk Pohuwato. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan puluhan galon berisi solar bersubsidi yang diangkut tanpa dokumen yang sah.

Kendaraan yang diamankan merupakan Daihatsu Gran Max 1.5 berwarna abu-abu dengan nomor polisi DM 8136 BR, Selain tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, pengemudi juga tidak dapat menunjukkan identitas diri berupa KTP maupun Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pengemudi diketahui bernama Adrian Welen (22), warga Kelurahan Bolihuangga, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Adrian kepada petugas, solar bersubsidi tersebut disebut milik seorang oknum Polisi Di Gorontalo berpangkat Brigadir Berinisial V yang rencananya akan dikirim kepada seseorang bernama Kade di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa.

Ia juga mengaku selama proses pengangkutan mendapat pengawalan dari seorang oknum anggota TNI AD berinisial FR berpangkat Praka.

Usai dilakukan pemeriksaan awal, sekitar pukul 03.00 Wita, Kapten Stevie Lamalo menyerahkan barang bukti berupa 71 galon solar bersubsidi beserta kendaraan pengangkut kepada Polres Pohuwato. Proses serah terima disertai administrasi resmi berupa tanda terima barang bukti.

Seluruh rangkaian penyerahan selesai pada pukul 03.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, aparat menduga solar bersubsidi tersebut akan digunakan untuk mendukung aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pohuwato. Saat ini seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk kepentingan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam distribusi BBM bersubsidi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang namanya disebut dalam keterangan sopir belum memberikan tanggapan atau klarifikasi. Dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Jejak Aktivis hingga Birokrat, Saharudin Saleh Resmi Jabat Kaban Kesbangpol Pohuwato

Pohuwato, Autentik.id — Perjalanan panjang dari dunia aktivisme kampus, kepemudaan hingga birokrasi pemerintahan mengantarkan Saharudin…

6 hari ago

Dari Rumah ke Rumah, Zulfiana Mbuinga Bantu Warga Lewati Kemarau

  Autentik.id, News — Bagi sebagian warga Kabupaten Pohuwato, kemarau kali ini bukan sekadar tentang…

1 minggu ago

Bukan Sekadar Air, YR TIM Membawa Harapan di Tengah Kemarau

Autentik.id, News - Ada banyak cara untuk membantu orang bertahan melewati kemarau. Ada yang datang…

1 minggu ago

PETI Bulangita Makin Masif, Belasan Ekskavator Diduga Beroperasi

  Autentik.id, News— Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa,…

3 minggu ago

Kenalkan AI, KKN Tematik II UNG Buka Cara Baru UMKM Modelomo ‎

‎ ‎‎Autentik.id, News - Di era ketika teknologi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, kecerdasan buatan…

3 minggu ago

Maulid Nabi Muhammad SAW Berbagi, ASPERINDO Gorontalo Hadirkan Senyum Anak Yatim

Autentik.id, News - Senyum anak-anak yatim menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…

4 minggu ago

This website uses cookies.