Politik

Melawan Instrumen Pemerintah, Golkar Masih Perkasa di Bumi Panua

Autentik.id, Politik – Golkar Pohuwato akhirnya keluar sebagai partai pemenang di Kabupaten Pohuwato dengan perolehan 7 kursi di Parlemen, sekalipun kata Ketua DPD II Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, pencapaian yang diraih Golkar tidaklah mudah karena melawan berbagai instrumen pemerintahan yang dikerahkan untuk memenangkan partai tertentu.

 

Disampaikan Nasir dalam konferensi pers, Sabtu (17/2/2024). Seluruh kader maupun simpatisan Golkar di Pohuwato telah bekerja secara maksimal. Lebih-lebih menurutnya, pada Pileg kali ini Golkar diperhadapkan dengan kondisi yang kurang menguntungkan karena bukan bagian dari Pemerintahan.

 

“Luar biasa pertarungannya, Partai Golkar dari Pileg ke Pileg, dari sejarah pemilu Partai Golkar ada di barisan pemerintahan. Berbeda dengan kali ini. Mereka kader melawan itu. Mereka berhadapan bukan saja dari partai Politik lain, tapi mereka berhadapan dengan instrumen pemerintahan yang dimainkan oleh partai tertentu,” tegas Nasir.

 

Baca juga : Suharsi Bakal Didepak, Golkar Pohuwato Cabut Dukungan ke SMS..

 

Saat ini pun, Partai Golkar telah mengantongi sejumlah bukti keterkaitan pejabat, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Sekolah hingga Kepala Desa yang terjun di arena Pileg 2024 untuk mengamankan partai tertentu.

 

“Sudah ada beberapa laporan bukti yang kami kantongi atas keterlibatan mereka. Kami akan proses, kami ambil jalur hukum, akan kami laporkan ke Bawaslu. Ada buktinya,” ungkapnya.

 

Namun demikian, kendatipun melawan berbagai strategi politik partai lain hingga instrumen pemerintahan, dirinya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, simpatisan dan masyarakat yang masih mempercayakan Partai Golkar untuk kembali memegang tanggung jawab sebagai wakil masyarakat di Parlemen.

 

“Sekali lagi kami apresiasi kepada seluruh kader saya yang berjuang tanpa keberpihakan siapa-siapa. Kecuali keberpihakan rakyat itu sendiri. Vox Populi, Vox Dei, suara rakyat adalah suara Tuhan yang insya Allah ini tidak akan kami khianati,” tutur Nasir diakhir wawancara.

 

 

Redaksi Autentik

Recent Posts

Ratusan Voucher Dibagikan, Nobar Piala Dunia Bersama Pasisa Jadi Berkah bagi UMKM

Autentik.id, News - Dibalik Euforia Piala Dunia, ada senyum merekah dari para pejuang keluarga di…

7 jam ago

Bangun Budaya Berbagi dengan Sesama, YR TIM : Sedekah Tak Perlu Menunggu Kaya

Autentik.id, News - Berbagi kebahagiaan tak butuh momentum besar. Turun ke jalan, menyapa dan berbagi…

4 hari ago

Tak Perlu Keluar Daerah, Pengurusan Paspor Kini Bisa Dilayani di Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kini tak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar daerah…

1 minggu ago

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

2 minggu ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

2 minggu ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 minggu ago

This website uses cookies.