Autentik.id, Politik – Tongkat estafet kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pohuwato resmi berada di tangan Febriyanto Mardain. Politisi muda tersebut ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Pohuwato untuk masa bakti 2026–2031 setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo, Ismet Mile, di Gorontalo, Kamis (4/6/2026), menandai sahnya kepemimpinan Febriyanto dalam mengendalikan roda organisasi partai berlambang Ka’bah di Bumi Panua selama lima tahun ke depan.
Usai menerima SK, Febriyanto Mardain mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PPP. Ia menilai amanah tersebut merupakan hasil dari proses organisasi yang telah berjalan sesuai mekanisme partai, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) hingga pembentukan tim formatur yang mengusulkan susunan kepengurusan baru ke tingkat pusat.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil proses yang telah berjalan, hari ini saya menerima SK dari DPP PPP sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Pohuwato,” ujar Febriyanto.
Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepadanya akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Salah satu fokus utama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal partai hingga ke tingkat kecamatan dan desa, sekaligus mempersiapkan PPP menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
“Ini adalah amanah besar yang harus dijaga bersama. Kami akan memperkuat struktur partai, meningkatkan soliditas kader, dan memastikan PPP semakin dekat dengan masyarakat,” tambahnya.
Penetapan Febriyanto sebagai Ketua DPC PPP Pohuwato tidak terlepas dari dukungan kuat yang mengemuka dalam Muscab V PPP Kabupaten Pohuwato yang digelar pada 26 April 2026 di Lapangan Futsal Golden Sri.
Dalam forum tertinggi tingkat kabupaten tersebut, mayoritas Pengurus Anak Cabang (PAC) memberikan dukungan kepada Febriyanto untuk memimpin PPP Pohuwato. Dari 13 kecamatan yang ada, sebanyak 10 PAC secara terbuka menyatakan dukungan, yakni PAC Marisa, Buntulia, Paguat, Patilanggio, Dengilo, Duhiadaa, Popayato Timur, Randangan, Taluditi, dan Popayato.
Sementara itu, PAC Lemito dan Popayato Barat tidak hadir dalam pelaksanaan Muscab. Adapun PAC Wanggarasi tercatat mengikuti forum, namun tidak menyampaikan pilihan dukungan.
Dengan diterimanya SK dari DPP PPP, maka kepemimpinan DPC PPP Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi berada di bawah nahkoda Febriyanto Mardain.
Autentik.id,Pemilu—Komitmen memperkuat literasi demokrasi dan meningkatkan akses publik terhadap informasi kepemiluan terus digencarkan Komisi Pemilihan…
Autentik.id, News – Keluhan para petani di Kecamatan Taluditi terkait tersendatnya distribusi pupuk akhirnya mendapat…
Autentik.id, Pohuwato – Kegelisahan mulai menyelimuti para petani di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato. Hingga memasuki…
Autentik.id, Parlemen — Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat Ketua DPRD Pohuwato, H. Beni…
MAutentik.id, Legislatif — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato melakukan peninjauan langsung ke lokasi…
Autentik.id, News — Perjuangan menuntut hak plasma berujung pahit bagi enam warga Popayato. Setelah aksi…
This website uses cookies.