Legislatif

Delpan Yanjo Soroti Pemanfaatan Ekskavator Pertanian yang Belum Optimal

Autentik.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pohuwato, Delvan Yanjo, menyampaikan kekecewaannya terhadap pengelolaan alat pertanian berupa ekskavator yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat petani. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pohuwato, Rabu (28/01/2026).

Dalam forum tersebut, Delvan mempertanyakan alasan ekskavator yang diperuntukkan untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat masih berada di lokasi tertentu dan belum digunakan sebagaimana mestinya. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya pemanfaatan fasilitas yang seharusnya membantu aktivitas para petani.

“Alat pertanian ekskavator ini peruntukannya untuk masyarakat petani. Kenapa sampai sekarang masih ada di sana dan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya?” tegasnya di hadapan peserta RDPU.

Delvan juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Pertanian sejak Desember 2025 terkait persoalan tersebut. Namun hingga memasuki Januari 2026, upaya komunikasi yang dilakukan disebut belum mendapatkan tanggapan.

“Saya sudah mencoba menghubungi Pak Kadis sejak Desember. Pak Sekda harus serius menyikapi persoalan ini. Jangan memandang enteng. Kalau Kepala Dinas Pertanian tidak mampu mengurus persoalan ini, lebih baik diganti saja,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, persoalan ini seharusnya ditangani dengan penuh tanggung jawab dan empati, karena menyangkut kepentingan para petani yang menggantungkan kehidupan mereka pada sektor pertanian.

“Pakai hati nurani, Pak. Kalau bapak berada di posisi saya, orang tua saya sendiri yang membawa aspirasi itu. Di mana hati bapak dan ibu? Jangan hanya memberikan alasan,” katanya.

Delvan juga menyampaikan bahwa dirinya merasa terpukul apabila tidak mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya para petani yang berharap dukungan nyata dari pemerintah daerah.

“Saya merasa menyesal menjadi anggota DPRD jika tidak bisa memperjuangkan aspirasi orang tua saya dan para petani. Buat apa saya di sini kalau tidak bisa membela dan mewujudkan aspirasi mereka,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan keprihatinan sekaligus kritik terhadap lambannya penanganan persoalan alat pertanian di daerah. Hal ini juga menjadi sorotan terhadap kinerja dinas terkait dalam mendukung peningkatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Pohuwato.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

AHS Buka Suara, Pernyataan Perusahaan Disebut Tidak Benar

Autentik.id,Parlemen – Klaim sepihak yang disampaikan perusahaan pertambangan PT PETS terkait adanya dukungan dari Abdul…

17 jam ago

Normalisasi Bendungan Tuai Apresiasi, Petani Sebut YR Team Hadir Untuk Mereka

  Autentik.id, News — Langkah cepat yang dilakukan YR Team dalam melakukan pengerukan sedimentasi di…

23 jam ago

Usai Tinjau Bendungan, Pekan Depan Beni Nento Temui Balai Sungai

Autentik.id, Parlemen – Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan kebutuhan para petani…

1 hari ago

Beni Nento Tinjau Langsung Bendungan Taluduyunu, Respon Cepat Aspirasi Petani

Autentik.id,Parlemen – Aspirasi yang disuarakan Aliansi Masyarakat Petani dan Rakyat (AMPERA) terkait krisis air irigasi…

1 hari ago

RDP Dugaan Pelecehan oleh Oknum Kades, PMD Tunggu Keputusan BPD dan Polisi

Autentik.id, Parlemen — Dugaan perbuatan tak senonoh atau pelecehan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala…

3 hari ago

Perangi Kekerasan, DP3AP2KB Pohuwato Tingkatkan Kapasitas Pendamping

Autentik.id,Daerah — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pohuwato…

4 hari ago

This website uses cookies.