Categories: Legislatif

Jenni Tulung Prihatin Warga Diduga Minum Racun Akibat Polemik Plasma IGL

Autentik.id, Parlemen — Anggota DPRD Pohuwato, Jenni Ema Tulung, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa seorang perempuan berinisial TL, warga Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur, yang diduga nekat meminum racun tikus di tengah polemik tuntutan hak plasma antara warga dan PT Inti Global Laksana (IGL), Jumat, 22 Mei 2026.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Jenni Ema Tulung, terlebih TL diketahui merupakan salah satu warga yang dilaporkan ke pihak kepolisian terkait aksi demonstrasi penuntutan hak plasma yang berujung pada perusakan pos jaga perusahaan beberapa waktu lalu.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Popayato Cs sekaligus anggota DPRD perempuan, Jenni mengaku sangat terpukul mendengar kabar tersebut. Ia menilai konflik plasma yang terus berkepanjangan kini mulai berdampak pada kondisi psikologis masyarakat.

“Selaku anggota DPRD perempuan, saya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa seorang perempuan di Popayato. Persoalan ini tidak boleh dianggap biasa karena sudah menyentuh sisi kemanusiaan,” ujar Jenni.

Politisi itu menegaskan, persoalan hak plasma seharusnya diselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan yang manusiawi, bukan justru membuat masyarakat hidup dalam tekanan dan ketakutan akibat proses hukum yang terus berkembang.

Jenni juga melontarkan pernyataan tegas kepada PT Inti Global Laksana agar tidak menutup mata terhadap kondisi masyarakat yang sedang memperjuangkan hak plasma mereka.

“PT IGL juga harus melihat kondisi masyarakat hari ini. Jangan hanya berpikir soal perusahaan, tetapi abaikan kondisi warga yang sedang tertekan. Persoalan plasma ini harus diselesaikan dengan hati dan rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Ia menilai, perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar, terlebih konflik yang terjadi sudah memunculkan keresahan dan korban secara mental.

“Jangan sampai masyarakat merasa sendiri menghadapi persoalan ini. Semua pihak harus menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang baik agar situasi tidak semakin memanas,” tambah Jenni.

Diketahui, TL saat ini tengah menjalani perawatan intensif di salah satu Puskesmas di wilayah Popayato setelah ditemukan dalam kondisi kritis usai diduga meminum racun tikus.

Informasi yang dihimpun, TL merupakan satu dari sebelas warga yang dilaporkan oleh PT Inti Global Laksana terkait aksi demonstrasi penuntutan hak plasma. Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan enam di antaranya telah ditahan. (Yu)

Wahyudin Lahai

Recent Posts

AHS Nahkodai Tani Merdeka Pohuwato, Suara Petani Siap Diperjuangkan

Autentik.id, Pohuwato— Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik…

2 hari ago

Empat OPD Tak Hadir, Otan Mamu Sentil Pemda: Jangan Tinggalkan Tanggung Jawab!

Autentik.id, Parlemen — Pembahasan lanjutan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Desa Tambang Berbasis Ramah…

2 hari ago

Masih Yakinkah Masyarakat Pohuwato Menitipkan Masa Depan Anaknya di UNIPO?

Oleh : Farzikal Kumasi Ketua Komisariat PMII Pohuwato Autentik.id, — Hari ini Universitas sudah tidak…

2 hari ago

DPRD Pohuwato ‘Pangkas’ OPD yang Dinilai Tak Lagi Efektif

  Autentik.id, Parlemen— Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Pohuwato mulai mengkaji secara serius rencana…

3 hari ago

Pansus III DPRD Pohuwato Dorong Produk Ekonomi Kreatif Lokal Jadi Tuan di Daerah

  Autentik.id, Parlemen — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Pohuwato tengah memfinalisasi pembahasan tiga…

3 hari ago

Komisi II Dorong BPSK Kembali Maksimal Tangani Sengketa Konsumen

  Autentik.id, Parlemen — Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama…

4 hari ago

This website uses cookies.