Hukum & Kriminal

Mantan Dirut Transjakarta Ditahan KPK Gegara Beras Bansos

Autentik.id, News – Mantan Dirut Transjakarta, M Kuncoro Wibowo resmi ditetapkan tersangka oleh KPK. Kuncoro ditahan lantaran diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi beras bansos 2020 lalu.

Dikutip dari berbagai sumber, Kuncoro nampak terlihat mengenakan rompi Oranye dengan kondisi tangan di borgol saat digiring oleh petugas KPK dari ruang pemeriksaan, Senin (18/9/2023).

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur menyebutkan, mantan Dirut Transjakarta ini merupakan tersangka ke-enam dalam dugaan kasus korupsi bansos di Kemensos periode 2020-2021 silam.

Penahanan Kuncoro pun kata Asep Guntur dilakukan selama 20 hari kedepan terhitung 18 September 2023, untuk keperluan penyidikan.

“Untuk kebutuhan proses penyidikan, Dengan penahanan ini maka seluruh tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara ini telah dilakukan penahanan,” ungkap Asep dalam konferensi pers.

Keterlibatan Kuncoro dalam skandal korupsi terjadi saat dirinya masih menjabat Direktur PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) yang ditunjuk oleh Kemensos menyalurkan beras bansos.

PT BGR yang dipimpin Kuncoro pada periode 2020-2021 kemudian menunjuk PT Primalayan Teknologi Persada (PTP) sebagai rekanan distributor. Namun kejanggalan kemitraan keduanya terendus KPK.

Perkara tersebut bermula saat PT Primalayan Teknologi Persada (PTP) sebagai rekanan distributor yang ditunjuk PT BGR tak melakukan tugasnya namun ditemukan terjadi pembayaran sebesar Rp 150 M.

Kongkalikong atas penyaluran beras bansos pun terendus oleh lembaga Antirasua KPK, hingga akhirnya total ada 6 orang yang telah ditetapkan tersangka.

Dimulai dari Ivo Wongkaren, Richard Cahyanto dan Roni Ramdani yang ditahan 23 Agustus lalu. Kemudian dua tersangka lainnya Budi Susanto sebagai Direktur Komersial PT BGR dan Churniawan selalu Vice President Operasional PT BGR

Hingga yang terbaru, M Kuncoro Wibowo yang ditetapkan tersangka dan di tahan oleh KPK sejak, Senin (18/9/2023).

Redaksi Autentik

Recent Posts

Bangun Budaya Berbagi dengan Sesama, YR TIM : Sedekah Tak Perlu Menunggu Kaya

Autentik.id, News - Berbagi kebahagiaan tak butuh momentum besar. Turun ke jalan, menyapa dan berbagi…

3 hari ago

Tak Perlu Keluar Daerah, Pengurusan Paspor Kini Bisa Dilayani di Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kini tak perlu lagi menempuh perjalanan ke luar daerah…

7 hari ago

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

2 minggu ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

2 minggu ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

2 minggu ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

2 minggu ago

This website uses cookies.