Autentik.id, News – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pohuwato resmi dilantik pada Senin (20/4/2026). Di bawah kepemimpinan Fadriyanto Mohi, organisasi kepemudaan ini langsung menyatakan sikap tegas terkait konflik agraria dan hak-hak masyarakat penambang di wilayah konsesi melalui “Deklarasi Pemuda Panua”.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Taman Pemuda, Block Plan Perkantoran Marisa tersebut, dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Di antaranya Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasir Giasi, serta unsur TNI-Polri dan kejaksaan.
Ketua DPD KNPI Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail, melantik langsung jajaran pengurus baru tersebut.
Dalam sambutan perdananya, Fadriyanto Mohi menegaskan bahwa KNPI tidak akan menjadi penonton dalam dinamika pertambangan di Pohuwato. Melalui Deklarasi Pemuda Panua, ia menggarisbawahi komitmen organisasi untuk berdiri di sisi masyarakat penambang lokal.
Dengan tiga poin utama yang menjadi mandat perjuangan KNPI Pohuwato ke depan, diantaranya mengawal penuh percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) guna memberikan kepastian hukum bagi warga.
KNPI kata Fadriyanto, juga akan mendukung investasi yang dilakukan oleh Merdeka Copper Gold beserta seluruh anak perusahaannya, namun dengan catatan tetap menghormati hak-hak penambang lokal.
Tak hanya itu, KNPI juga akan Mendampingi perjuangan warga dalam memperoleh hak tali asih atau kompensasi atas lahan yang dikelola secara turun-temurun, baik yang masuk dalam area konsesi perusahaan maupun di luarnya.
”Deklarasi ini ditegaskan agar masyarakat dapat mandiri di sektor tambang dan hidup berdampingan secara harmonis dengan investasi perusahaan, selama tidak mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat lingkar tambang,” ujar Fadriyanto.
Selain fokus pada isu pertambangan, pelantikan ini juga menjadi momentum penguatan organisasi melalui kerja sama lintas sektor. DPD KNPI Pohuwato melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pohuwato dan Dinas Pertanian setempat.
Sebagai penutup rangkaian acara, KNPI bersama Baznas Pohuwato menyalurkan santunan kepada puluhan kaum dhuafa. Upaya ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial perdana kepengurusan baru dalam merespons kondisi sosial ekonomi masyarakat di Bumi Panua. (ryn)

























