News

Normalisasi Bendungan Tuai Apresiasi, Petani Sebut YR Team Hadir Untuk Mereka

 

Autentik.id, News — Langkah cepat yang dilakukan YR Team dalam melakukan pengerukan sedimentasi di kawasan Bendungan Taluduyunu mendapat apresiasi dari para petani di wilayah Duhiadaa–Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Upaya normalisasi tersebut dinilai sangat membantu mengatasi persoalan krisis air yang selama ini menghambat pengairan sawah masyarakat.

Para petani mengaku, persoalan sedimentasi yang menumpuk di aliran sungai dan bendungan sudah lama menjadi keluhan utama mereka. Bahkan, kondisi tersebut sempat mendorong sejumlah petani menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi di DPRD Pohuwato.

Salah seorang petani, Manan sapaan akrabnya mengaku bersyukur karena pengerukan akhirnya dilakukan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi jawaban atas keresahan petani yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air untuk lahan pertanian.

“Alhamdulillah sungai ini sudah dikeruk. Saya juga kaget, padahal kami para petani baru saja menyampaikan keluhan soal krisis air akibat sedimentasi saat demo di DPRD,” ujar Manan saat melakukan peninjauan bersama DPRD Pohuwato, Selasa (12/03/2026).

Manan menilai, pengerukan sedimentasi di kawasan Bendungan Taluduyunu merupakan bagian dari langkah nyata YR Team yang selama ini dikenal rutin melakukan normalisasi ketika masyarakat petani mengeluhkan persoalan irigasi.

“Pasti ini langkah Pak Yosar dan YR Team, karena beliau memang sering melakukan normalisasi,” tambahnya.

Menurut Manan, sedimentasi yang terus menumpuk menjadi persoalan berulang yang harus mendapat perhatian serius. Selain endapan sedimen, ia juga menyoroti kondisi pintu air (spillway) yang dinilai membutuhkan penanganan agar distribusi air ke area persawahan dapat berjalan maksimal.

Meski demikian, para petani berharap seluruh pihak dapat berjalan beriringan demi kepentingan bersama. Mereka menegaskan tidak ingin menyalahkan aktivitas pertambangan, namun berharap kebutuhan air bagi petani tetap menjadi perhatian utama.

“Kami tidak menyalahkan penambang. Harapan kami, mereka tetap jalan, kami para petani juga tetap jalan. Kami hanya butuh air,” tegasnya.

Sebelumnya, DPRD Pohuwato bersama para petani meninjau langsung bendungan taluduyunu usai gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). (Yu)

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Di HUT Bhayangkara ke-80, Beni Nento Sampaikan Apresiasi untuk Polres Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Kepolisian…

2 jam ago

Tak Ada Kompromi! Seluruh Fraksi DPRD Pohuwato Tolak PT Lumintu Masuk di Bumi Panua

Autentik.id, Parlemen – Sikap tegas ditunjukkan seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

17 jam ago

Hattrick! Nasir Giasi Kembali Dipercaya Pimpin ASKAB PSSI Pohuwato

Autentik.id, Pohuwato – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pohuwato resmi…

2 hari ago

Masuk PSSI karena Cinta Sepak Bola, Zulfiana Mbuinga Siapkan Turnamen KOMANDO Cup

Autentik.id, Pohuwato – Pelantikan Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten…

2 hari ago

Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Doa Bersama HUT Bhayangkara ke-80 Polres Pohuwato

Autentik.id, Parlemen– Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri doa bersama dalam rangka memperingati…

4 hari ago

Beni Nento Apresiasi HUT ke-18 Desa Taluduyunu Utara, Dorong Desa Terus Maju dan Berkembang

Autentik.id, Parlemen – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun…

4 hari ago

This website uses cookies.