Legislatif

AHS Buka Suara, Pernyataan Perusahaan Disebut Tidak Benar

Autentik.id,Parlemen – Klaim sepihak yang disampaikan perusahaan pertambangan PT PETS terkait adanya dukungan dari Abdul Hamid Sukoli (AHS) untuk memulai aktivitas pertambangan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dibantah tegas oleh AHS sendiri.

Bantahan itu muncul setelah beredarnya potongan video viral yang memperlihatkan perwakilan PT PETS, Andriyanto, terlibat adu argumen dengan masyarakat di kawasan pertambangan.

Dalam video tersebut, pihak perusahaan menyebut bahwa AHS atau yang akrab disapa Ayah YPoin telah memberikan hak sepenuhnya kepada PT PETS untuk mengelola dan mengerjakan wilayah yang hingga kini masih dikuasai masyarakat lokal.

Menanggapi hal itu, AHS menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin, hak, maupun perintah kepada perusahaan untuk memulai aktivitas pengerjaan di wilayah yang saat ini masih berpolemik dengan masyarakat.

“Pernyataan perusahaan yang mengatasnamakan saya itu tidak benar. Itu merupakan klaim sepihak yang tidak berdasar dan justru berpotensi memperkeruh situasi di lapangan,” tegas AHS, Rabu (13/5/2026).

AHS menjelaskan, komunikasi yang pernah dilakukan dengan pihak perusahaan sebenarnya lebih menitikberatkan pada upaya penyelesaian persoalan masyarakat secara persuasif dan humanis.

Menurutnya, apabila perusahaan ingin aktivitas pertambangan berjalan dengan baik, maka persoalan yang dihadapi para penambang lokal maupun tukang ojek harus menjadi perhatian utama.

“Substansi komunikasi saya dengan pihak perusahaan adalah bagaimana persoalan penambang dan tukang ojek dapat diselesaikan dengan baik. Itu yang saya tekankan kepada mereka,” ujarnya.

Ia juga meminta PT PETS memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait isi komunikasi yang sebenarnya, agar tidak menimbulkan multi tafsir di tengah masyarakat.

“Saya meminta pihak perusahaan menjelaskan kepada publik apa inti pembicaraan kami, supaya tidak muncul kesalahpahaman dan polemik yang semakin meluas,” tambahnya.

Di balik polemik tersebut, diketahui masih ada sejumlah persoalan antara PT PETS dan masyarakat lokal yang belum terselesaikan. Sebelumnya, perusahaan disebut pernah menjanjikan tali asih sebagai bentuk kompensasi alih profesi bagi warga, bukan sebagai ganti rugi lahan. Namun hingga saat ini, janji tersebut dinilai belum direalisasikan secara menyeluruh.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT PETS belum memberikan klarifikasi maupun pernyataan resmi terkait bantahan AHS dan polemik yang berkembang di Kabupaten Pohuwato.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Tak Ada Kompromi! Seluruh Fraksi DPRD Pohuwato Tolak PT Lumintu Masuk di Bumi Panua

Autentik.id, Parlemen – Sikap tegas ditunjukkan seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

15 jam ago

Hattrick! Nasir Giasi Kembali Dipercaya Pimpin ASKAB PSSI Pohuwato

Autentik.id, Pohuwato – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pohuwato resmi…

2 hari ago

Masuk PSSI karena Cinta Sepak Bola, Zulfiana Mbuinga Siapkan Turnamen KOMANDO Cup

Autentik.id, Pohuwato – Pelantikan Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten…

2 hari ago

Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Doa Bersama HUT Bhayangkara ke-80 Polres Pohuwato

Autentik.id, Parlemen– Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri doa bersama dalam rangka memperingati…

3 hari ago

Beni Nento Apresiasi HUT ke-18 Desa Taluduyunu Utara, Dorong Desa Terus Maju dan Berkembang

Autentik.id, Parlemen – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun…

4 hari ago

Bukan Sekadar Janji, Sertifikasi Lahan Warga Terdampak BJA Group Ngebut Realisasi

Autentik.id, News - Keresahan warga soal kejelasan lahan yang tergilas pembangunan jalan perusahaan milik BJA…

1 minggu ago

This website uses cookies.