Legislatif

Usai Tinjau Bendungan, Pekan Depan Beni Nento Temui Balai Sungai

Autentik.id, Parlemen – Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan kebutuhan para petani di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia.

Usai menerima aspirasi masyarakat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Selasa, 12 Mei 2026, Beni memastikan akan melakukan koordinasi langsung dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) pada pekan depan guna membahas persoalan Bendungan Taluduyunu Utara yang selama ini menjadi sumber utama irigasi pertanian masyarakat.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, saya akan ke balai sungai untuk mengkoordinasikan kaitan dengan sungai taluduyunu,” tutur Beni.

Langkah tersebut diambil setelah Beni bersama Ketua Komisi I DPRD Pohuwato dan perwakilan massa aksi turun langsung meninjau kondisi bendungan dan aliran Sungai Taluduyunu. Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah persoalan yang dinilai menjadi penyebab terganggunya distribusi air ke area persawahan.

Salah satu persoalan utama yakni tingginya sedimentasi di Sungai Taluduyunu. Endapan sedimen yang terus menumpuk menyebabkan aliran air menuju lahan pertanian tidak berjalan maksimal, sehingga berdampak pada aktivitas tanam masyarakat.

Tak hanya itu, sistem pengoperasian pintu air yang masih dilakukan secara manual juga menjadi perhatian serius. Untuk membuka pintu air, dibutuhkan sedikitnya empat orang, kondisi yang dinilai tidak efektif dan memperlambat distribusi air ke sawah petani.

Beni Nento menegaskan bahwa persoalan tersebut harus segera mendapat penanganan agar para petani tidak terus mengalami kerugian akibat kekurangan pasokan air.

“Sedimen di sini cukup tinggi. Jika ini dinormalisasi, aliran air akan lancar dan petani bisa kembali menanam. Karena itu, pekan depan kami akan berkoordinasi dengan Balai Sungai untuk membahas langkah penanganannya,” ujar Beni.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas PUPR telah menyurati Pemerintah Provinsi Gorontalo terkait pengadaan sistem hidrolik permanen di bendungan tersebut. Namun, program itu membutuhkan anggaran besar sehingga masih dalam tahap konsultasi di tingkat provinsi.

Menurut Beni, DPRD Pohuwato akan terus mengawal persoalan ini hingga ada solusi permanen yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menilai sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ekonomi warga sehingga kebutuhan irigasi tidak boleh diabaikan.

“Kami ingin ada solusi jangka panjang, bukan hanya penanganan sementara. Persoalan ini menyangkut keberlangsungan pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (Yu)

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Di HUT Bhayangkara ke-80, Beni Nento Sampaikan Apresiasi untuk Polres Pohuwato

Autentik.id, Parlemen – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar Kepolisian…

3 jam ago

Tak Ada Kompromi! Seluruh Fraksi DPRD Pohuwato Tolak PT Lumintu Masuk di Bumi Panua

Autentik.id, Parlemen – Sikap tegas ditunjukkan seluruh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

18 jam ago

Hattrick! Nasir Giasi Kembali Dipercaya Pimpin ASKAB PSSI Pohuwato

Autentik.id, Pohuwato – Asosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pohuwato resmi…

2 hari ago

Masuk PSSI karena Cinta Sepak Bola, Zulfiana Mbuinga Siapkan Turnamen KOMANDO Cup

Autentik.id, Pohuwato – Pelantikan Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten…

2 hari ago

Ketua DPRD Pohuwato Hadiri Doa Bersama HUT Bhayangkara ke-80 Polres Pohuwato

Autentik.id, Parlemen– Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri doa bersama dalam rangka memperingati…

4 hari ago

Beni Nento Apresiasi HUT ke-18 Desa Taluduyunu Utara, Dorong Desa Terus Maju dan Berkembang

Autentik.id, Parlemen – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun…

4 hari ago

This website uses cookies.