Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk segera membentuk Unit BRI di Kecamatan Taluditi. Usulan tersebut disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Pohuwato dan BRI Cabang Pohuwato, Kamis (2/7/2026).
Menurut Rizal, kehadiran unit pelayanan BRI di Taluditi sudah menjadi kebutuhan mendesak. Ia menilai masyarakat di Kecamatan Taluditi dan wilayah sekitarnya selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan perbankan karena harus menempuh jarak yang cukup jauh.
Politisi tersebut mengungkapkan, jumlah penduduk di Kecamatan Taluditi bersama kecamatan di sekitarnya telah melampaui 10 ribu jiwa. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, jumlah tersebut dinilai telah memenuhi syarat untuk mendapatkan pelayanan perbankan yang lebih dekat melalui pembentukan satu unit bank.
“Dua kecamatan itu jumlah penduduknya sudah melebihi 10 ribu. Ketentuan undang-undang, kalau sudah 10 ribu seharusnya sudah ada bank. Yang terjadi saat ini, karena akses yang jauh, masyarakat kesulitan menjangkau layanan perbankan, sehingga muncul persoalan seperti yang terjadi di kecamatan,” ujar Rizal dalam forum RDP.
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, Taluditi harus menjadi perhatian bersama, baik DPRD, Pemerintah Kabupaten Pohuwato, maupun manajemen BRI, agar masyarakat memperoleh layanan perbankan yang layak dan mudah dijangkau.
Rizal menjelaskan, minimnya akses layanan perbankan membuat sebagian masyarakat terpaksa menitipkan urusan transaksi keuangan kepada pihak lain. Kondisi ini dinilainya cukup berisiko dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari.
“Ini yang harus kita tindak lanjuti, karena berangkat dari persoalan yang ada saat ini. Masyarakat sering menitipkan karena jaraknya jauh, dan itu tentu punya risiko,” tegasnya.
Karena itu, Rizal berharap pimpinan BRI Cabang Pohuwato dapat segera mengusulkan pembentukan Unit BRI di Kecamatan Taluditi. Kehadiran unit tersebut diyakini akan mampu melayani sedikitnya empat desa di wilayah atas, termasuk sebagian masyarakat di Kecamatan Wanggarasi.
Selain pembentukan unit pelayanan, Rizal juga meminta BRI menghadirkan fasilitas pendukung seperti mesin ATM maupun layanan perbankan lainnya agar masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk melakukan transaksi.
“Kalau bisa dibuka ATM atau bentuk layanan lainnya, agar masyarakat bisa lebih mudah. Ini solusi untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan ke depan. Karena ini tanggung jawab kita bersama dan kita harus berpikir maju,” pungkasnya.



























