Ketua Komisi III, Beni Nento.
Autentik.id, Legislatif – Keberadaan Rusunawa Syah diakui memberikan sumbangsih PAD yang cukup besar terhadap daerah. Keberhasilan Dinas Perkim Kabupaten Pohuwato sebagai mitra kerja pun mendapat apresiasi Ketua Komisi III, Beni Nento.
Namun demikian, Beni juga menyarankan agar pengelola rusunawa melakukan evaluasi secara berkala terhadap keberadaan para penghuni. Mengingat, kata Dia, jika tak dilakukan evaluasi hal itu akan merugikan daerah. Padahal ada banyak masyarakat yang telah mengantre untuk menempati hunian Rusunawa tersebut.
“Kalau masih menunggak, kita minta yang sudah ditinggalkan berbulan-bulan ini perlu ditinjau kembali. Karena itu bisa merugikan, sementara masih banyak juga yang antri,” ucap Beni Nento, Senin (22/1/2024).
Terkait keluhan air bersih kata Beni, DPRD Pohuwato akan segera memanggil Perumdam Tirta Maleo dan Pengelola Rusunawa guna membahas lebih lanjut persoalan air bersih di Rusunawa Syah Pohuwato.
Sementara itu, di tengah keberhasilan capaian PAD oleh Rusunawa Syah, Dinas Perkim mengakui masih adanya kekurangan-kekurangan yang terjadi mulai dari permasalahan pasokan air bersih hingga persoalan penghuni Rusunawa yang menunggak hingga berbulan-bulan lamanya.
“Untuk air di Rusunawa ini hampir setiap saat jadi keluhan. Itu penyebabnya karena pipa baja yang kita gunakan sudah mulai rusak,” ungkap Fadly Sanad.
Penulis : Riyan Lagili
Autentik.id– Jajaran Polres Pohuwato melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait…
Autentik.id – Turnamen balap perahu Bala-bala (ketinting) yang digelar di Pantai Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato,…
Autentik.id, Legislatif – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pohuwato menyatakan menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…
Autentik.id – Dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni menggelar open…
Autentik.id, News - Di balik kemudi sebuah taksi yang menyusuri aspal panas Marisa-Gorontalo, Iqbal Alhadar…
Autentik.id, News - Siapa yang tidak senang kalau uang Rp50.000 bisa dapat beras, minyak, hingga…
This website uses cookies.