News

Pemkab Pohuwato Hentikan Kerja Sama Pantai Libuo, IMM: Langkah Tepat!

Autentik.id – Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak kerja sama pengelolaan objek wisata Pantai Libuo, Kecamatan Paguat. Pemutusan kerja sama tersebut tertuang dalam Surat Bupati Pohuwato Nomor 100/Pem-Disparpora/459 tertanggal 15 April 2026.

Ketua Bidang Hikmah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Pohuwato, Sahyat Dalanggo, menilai keputusan itu sebagai bentuk ketegasan pemerintah terhadap pengelola yang dinilai lebih mengutamakan keuntungan dibanding kepentingan pengunjung.

“Pemutusan kontrak ini tamparan keras bagi pengelola yang hanya mau untung, tetapi abai terhadap kepentingan pengunjung. Fasilitas bobrok, tarif mencekik masyarakat,” ujarnya.
IMM Cabang Pohuwato menilai langkah yang diambil Pemerintah Daerah sudah tepat sebagai bentuk penegakan aturan atas berbagai persoalan dalam manajemen pengelolaan wisata Pantai Libuo.

Menurut Sahyat, Pantai Libuo merupakan ruang rekreasi masyarakat untuk menikmati keindahan pantai. Namun, fasilitas yang tidak memadai, tarif yang memberatkan, serta pelayanan yang tidak profesional berpotensi merusak citra pariwisata daerah di mata wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Wisata itu milik rakyat, bukan sapi perah segelintir orang yang hanya mencari keuntungan. Fasilitas jelek tapi tarif mahal itu menghina akal sehat. Kalau pemerintah berkompromi lagi dengan pengelola model begini, IMM siap geruduk kantor dinas,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, menyampaikan bahwa sebelum mengambil keputusan pemutusan kontrak, pemerintah daerah telah menempuh berbagai langkah persuasif dan evaluatif agar pihak pengelola selaku pihak kedua dapat melakukan perbaikan.

“Pemerintah daerah sebelumnya telah memberikan ruang dan kesempatan kepada pengelola untuk membenahi manajemen serta meningkatkan kualitas pengelolaan objek wisata Libuo. Berbagai upaya sudah dilakukan agar kerja sama ini dapat berjalan lebih baik,” kata Iskandar.
Meski demikian, evaluasi pemerintah menunjukkan belum adanya perbaikan signifikan, sehingga langkah pemutusan kerja sama akhirnya diambil demi kepentingan masyarakat dan pembenahan kawasan wisata tersebut.

Keputusan Pemerintah Daerah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus upaya menyelamatkan destinasi wisata Pantai Libuo melalui pembenahan fasilitas, pelayanan, dan penataan tarif ke depan.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

PETI Bulangita Makin Masif, Belasan Ekskavator Diduga Beroperasi

  Autentik.id, News— Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Bulangita, Kecamatan Marisa,…

6 hari ago

Kenalkan AI, KKN Tematik II UNG Buka Cara Baru UMKM Modelomo ‎

‎ ‎‎Autentik.id, News - Di era ketika teknologi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, kecerdasan buatan…

1 minggu ago

Maulid Nabi Muhammad SAW Berbagi, ASPERINDO Gorontalo Hadirkan Senyum Anak Yatim

Autentik.id, News - Senyum anak-anak yatim menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…

2 minggu ago

Genzi Beraksi, Ketika Anak Muda Pohuwato Berani Bermimpi dan Menginspirasi

Autentik.id, Pohuwato - Kegiatan Genzi Beraksi di Kabupaten Pohuwato berlangsung meriah, Sabtu (29/8/2026). Mengusung semangat…

2 minggu ago

Di Balik Jeruji, Masih Ada Harapan: YR TIM Kembali Berbagi di Pekan ke-17

Autentik.id, News - Komitmen untuk terus menebar kebaikan kembali ditunjukkan YR TIM melalui kegiatan sosial…

2 minggu ago

Ketua DPRD Hadiri Doa dan Perayaan Maulid Nabi di Masjid Agung Pohuwato

Autentik.id, Pohuwato— Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento menghadiri doa dan perayaan Maulid Nabi…

2 minggu ago

This website uses cookies.