Legislatif

6 Warga Popayato Dipolisikan Usai Demo PT IGL, DPRD Angkat Bicara

Autentik.id, Parlemen— Harapan warga Popayato untuk mendapatkan kejelasan terkait hak plasma di perusahaan PT Inti Global Laksana (IGL) justru berujung persoalan hukum. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026 lalu, dan berakhir dengan perusakan pos jaga perusahaan, kini membawa sejumlah warga berhadapan dengan proses pidana.

Sebanyak 11 warga Popayato dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana perusakan fasilitas milik PT IGL. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan aparat, enam orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan sejak Kamis, 21 Mei 2026 dini hari.

Situasi tersebut memantik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato. Anggota DPRD Pohuwato, Yuliani Rumampuk, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat persoalan yang kini menimpa warga Popayato.

Politisi yang akrab disapa Nani itu menyampaikan bahwa dirinya tidak membenarkan tindakan perusakan pos jaga milik perusahaan. Namun demikian, menurutnya, langkah hukum yang menjerat warga juga bukan solusi terbaik dalam menyelesaikan akar persoalan.

Pasalnya, aksi tersebut dipicu oleh tuntutan masyarakat terkait realisasi hak plasma yang hingga kini dinilai belum menemukan titik terang.

“Kami tidak membenarkan perusakan itu, tapi kami pun tidak mendukung upaya hukum yang dilakukan untuk menjerat warga. Sebagai wakil rakyat, saya menegaskan bahwa saya tidak akan tutup mata dengan masalah ini,” tegas Yuliani.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Popayato Cs, Yuliani mengaku akan berupaya mencari jalan keluar agar persoalan ini tidak semakin berkepanjangan. Ia juga berharap PT IGL bersedia membuka ruang dialog bersama masyarakat demi menyelesaikan polemik yang terjadi.

“Semoga ada titik terang. Kami di DPRD akan berupaya mencari jalan keluarnya,” pungkasnya.

Wahyudin Lahai

Recent Posts

Tak Ingin Kasus Serupa Terulang, Rizal Pasuma Desak BRI Bangun Unit di Taluditi

Autentik.id, Parlemen – Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Pasuma, mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk…

3 hari ago

Fraud BRI Randangan Rugikan 24 Nasabah, DPRD Minta Unit Ditutup Sementara

Autentik.id, Parlemen – Kasus dugaan fraud yang dilakukan oleh seorang oknum mantri di BRI Unit…

3 hari ago

Soal Jasa Sewa Mobil PENAS XVII, Muljady : Urusan Vendor Bukan Ranah Dinas

Autentik.id, Gorontalo - Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Gorontalo yang megah rupanya menyisakan drama…

4 hari ago

Cerita Pilu Driver dan Pemilik Kendaraan di Balik Suksesi PENAS XVII Gorontalo

Autentik.id, Gorontalo - Meriah Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII di Gorontalo, rupanya meninggalkan…

4 hari ago

RDP Bahas Dugaan Fraud di BRI, Pinca Sebut Banyak Pertanyaan di Luar Topik

Autentik.id, Parlemen – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi Gabungan DPRD Kabupaten Pohuwato, Kamis…

5 hari ago

Tak Hanya Randangan, Masalah BRI Mananggu Ikut Terbongkar di Hadapan DPRD

Autentik.id, Parlemen – Dugaan penyalahgunaan angsuran pinjaman nasabah oleh oknum mantri di BRI Unit Randangan…

6 hari ago

This website uses cookies.