Autentik.id, Pohuwato – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pohuwato memasuki babak baru kepemimpinan. Abdullah K. Diko resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pohuwato masa bakti 2026-2031, menggantikan Idris Kadji.
Politisi yang akrab disapa Diko itu berhasil meraih kepercayaan untuk memimpin partai setelah melalui rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) serta Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon ketua yang dilaksanakan oleh PKB.
Terpilihnya Diko menjadi warna tersendiri bagi PKB Pohuwato. Sosok yang tumbuh dan besar di lingkungan pesantren tersebut kini dipercaya menjadi nahkoda partai yang selama ini dikenal dekat dengan kalangan santri dan masyarakat akar rumput.
Saat ini, Diko juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pohuwato dari daerah pemilihan Randangan-Taluditi. Selama dua periode mengemban amanah sebagai wakil rakyat, ia dikenal aktif memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pemberdayaan desa.
Salah satu kiprahnya yang cukup menonjol adalah memperkenalkan komoditas kakao dan kopi unggulan dari Kecamatan Taluditi ke berbagai ajang dan event berskala nasional. Selain itu, Diko juga menjadi inisiator lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa Presisi serta terus mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pesantren.
Kini, sebagai Ketua DPC PKB Pohuwato yang baru, Diko tidak hanya memiliki tanggung jawab mengawal aspirasi masyarakat yang diwakilinya di parlemen, tetapi juga memikul amanah besar untuk membesarkan dan memperkuat PKB di Kabupaten Pohuwato.
Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal partai secara menyeluruh. Menurutnya, seluruh struktur dan mesin partai, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, harus bergerak dalam satu barisan untuk menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Sebagai seorang santri, Diko juga berkomitmen menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi khitah perjuangan PKB, sembari tetap adaptif terhadap perkembangan dan dinamika politik modern.
“Ini adalah amanah sekaligus tantangan besar. PKB Pohuwato harus menjadi rumah yang inklusif, tempat di mana para petani, santri, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat bisa menitipkan harapan mereka. Kami akan fokus pada penguatan struktur partai dan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” ujar Diko kepada media ini, Selasa (16/6/2026).
Lebih lanjut, Diko juga mendorong seluruh kader dan politisi PKB yang saat ini duduk di parlemen agar terus hadir di tengah masyarakat serta aktif memperjuangkan berbagai kebutuhan dan kepentingan rakyat.
“Kekuatan PKB ada di akar rumput. Karena itu, kader PKB tidak boleh memisahkan diri dari masyarakat. PKB harus berdiri di garis depan untuk mengawal kepentingan rakyat. Saya berharap semangat ini terus digaungkan oleh seluruh kader PKB, baik yang berada di dalam parlemen maupun di luar parlemen,”tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Diko menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran pengurus DPC PKB Pohuwato periode sebelumnya yang telah bekerja keras membangun fondasi partai.
Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, PKB akan menjadi partai yang semakin terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat yang memiliki semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus DPC PKB Pohuwato sebelumnya yang telah meletakkan fondasi perjuangan ini. Ke depan, PKB adalah milik semua orang. Kami membuka diri seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin bergabung, menyatukan visi, dan berjuang bersama melalui jalur politik demi kemajuan daerah yang kita cintai,” pungkas Diko.




























